Categories: DPRD KALTIMSamarinda

Nidya Listyono:Kami Di Komisi II Terus Mendorong Pemprov Kaltim Untuk Mengevaluasi Seluruh Perusda Plat Merah

INDCYBER.COM,KARANG PACI- Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kaltim bersama Assisten II Pemprov, Kepala Biro Ekonomi, dan kepala BPKAD, berlangsung pada Selasa, (14/1/2020) di gedung D, DPRD Provinsi Kaltim, Lantai 3, jalan Teuku Umar, Samarinda.

Rapat yang berlangsung dari jam 3 hingga jam 6 ini membahas tentang beberapa persoalan terkait Perusahaan Daerah (Perusda) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Perusda hingga saat ini disebut-sebut masih memiliki masalah dalam pengelolaannya.

DPRD Provinsi Kaltim selaku lembaga legislatif berfungsi untuk mengawasi jalannya perusda yang telah didirikan oleh pemerintah daerah.Termasuk pengelolaan dana.

“Artinya begini, selama RDP berlangsung tidak pernah dilaporkan untuk apa saja kucuran dana yang di berikan kepada perusda-perusda di Kaltim,”ujar Nidya Listiyono, anggota Komisi II DPRD Kaltim kepada indcyber.com di ruang kerjanya.

Menurutnya, sebuah kewajaran jika anggaran pengelolaan Perusda terus dipertanyakan. Pasalnya, sampai saat ini belum ada laporan resmi yang diterima oleh Komisi II.

“Wajar saja kalau kita bertanya tentang perusda, di dalam perusda ada uang negara. Kalaupun uang itu digunakan untuk kegiatan sosial, yang sosial seperti apa, dan semua itu harus jelas,”ujarnya.

Secara intrinsik, anggota Fraksi Golkar ini menginginkan perusda-perusda yang dikelola Pemprov Kaltim bertanggungjawab atas proses-proses sebelumnya.

“Kita menginginkan perusda bertanggungjawab atas proses-proses sebelumnya. Kemudian dari proses itu kita akan bicarakan ke depan mau seperti apa,”ulasnya.

“Kalau memang bersifat sosial, pun semua harus jelas, harus memiliki data yang lengkap dan valid kemudian data tersebut telah di audit,” sambungya.

Tyo menegaskan, Komisi II akan meminta laporan kegiatan Perusda dan akan terus mendorong pemprov untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kegiatan perusda.

“Kita sudah sampaikan kepada Assisten II Pemprov, bahwa kita minta data untuk segera diadakan, dan mereka telah komit untuk membantu meminta laporan kegiatan ke perusda, kemudian kita akan terus mendorong Pemprov dalam melakukan evaluasi menyeluruh,” tutupnya.

Tyo juga mengatakan jika Perusda tersebut memang sudah tidak ada kontribusi bagi PAD sudah sepantasnya dibubarkan.

Dalam RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Veridiana Huraq Wang didampingi oleh Wakil Ketua Komisi II Baharudin Demmu, Sekretaris Komisi II Bagus Susetyo serta anggota diantaranya Nidya Listyono,Sapto Setyo Pramono,Siti Rizky Amalia,Safuad, Sutomo Jabir dan Akhmed Reza Fachlevi.

Sementara itu dari Pemprov Kaltim dihadiri oleh Asisten II Abu Helmi, Kepala BPKAD serta perwakilan dari Biro Ekonomi Pemprov Kaltim.(sp)

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Konspirasi Mafia Tanah: Wahyudi Manaff dan Said Ahmad Lasuru Dituding Rekayasa Tim Penyelesai Aset Koperasi Kalimanis

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan kejahatan pertanahan berencana terstruktur dan terorganisir kembali mencuat. Wahyudi Manaff…

1 day ago

Kejati Kaltim Ikuti FGD Penuntutan Pidana Umum Berbasis Pemulihan Korban

​SAMARINDA, indcyber.com – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Focus Group…

1 day ago

Pertahankan WTP 10 Tahun Berturut-turut, Kejaksaan RI Terima LHP BPK atas Laporan Keuangan 2025

JAKARTA , indcyber.com — Kejaksaan Republik Indonesia kembali mencatatkan capaian tata kelola keuangan dengan meraih…

1 day ago

Skandal Anggaran Rp 1,5 Miliar Desa Batu Majang: Petinggi Kuasai Dana Tunai Mandiri, BPK & Aparat Terkesan Mandul!

MAHAKAM ULU, indcyber.com — Pengelolaan Keuangan Kampung (APBK) Batu Majang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam…

3 days ago

KEJAHATAN LINGKUNGAN DI TAHURA BUKIT SOEHARTO: TAMBANG ILEGAL PT SINGLURUS PRATAMA DIGULUNG SATGAS PKH, POTENSI DENDA TEMBUS Rp147,3 MILIAR

Kutai Kartanegara, indcyber.com - Penjarahan kawasan konservasi atas nama pengerukan kekayaan alam akhirnya menghantam tembok…

3 days ago

SKANDAL ASET 4,3 HEKTARE: Pemkot Samarinda Digantung DP Rp2 Miliar

SAMARINDA, indcyber.com — Sengketa kepemilikan dan transaksi lahan seluas 4,3 hektare di kawasan Sungai Kerbau,…

3 days ago