Categories: DPRD KALTIMSamarinda

Pansus LKPJ Gubernur Kaltim Kecewa Dengan Ketidakhadiran Pemprov Kaltim

INDCYBER.COM,SAMARINDA-Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim Tahun Anggaran  2019 menggelar rapat lanjutan di Lantai 6 Gedung D DPRD Kaltim, Senin (11/5/2020)menuai kekecewaan Pansus LKPJ Gubernur Kaltim karena ketidak hadiran perwakilan Pemprov Kaltim.

Selain ketidak hadiran Sekda dan OPD terkait yang diundang, DPRD Kaltim kembali menyoal isi data LKPj yang telah dibacakan Isran Noor tersebut, melalui rapat paripurna yang digelar akhir April lalu.

Mulai dari cover, foto Hadi Mulyadi dinilai lebih berada di posisi depan Isran Noor, hingga hal yang lebih serius, yakni soal sinkronisasi data.

“Untuk data, iya layak diberi rapor merah. Untuk rekomendasi, akan kita putuskan usai melakukan kunjungan daerah,” kata Anggota Pansus LKPj Sarkowi V Zahry, kepada awak media usai rapat .

Sebelumnya, rapat hampir saja ditunda karena ketidak hadirin Sekda dan OPD yang diundang oleh pansus.

Sehingga sejumlah anggota pansus menyampaikan pendapat, hingga akhirnya diputuskan bahwa DPRD menolak usulan dari Sekda untuk penundaan rapat.

LKPj yang telah dibacakan Gubernur Kaltim Isran Noor beberapa waktu lalu, ditegaskan sebagai acuan resmi untuk memberikan rekomendasi melalui paripurna rapat mendatang.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Sabani menjelaskan mengapa tidak dapat menghadiri undangan DPRD Kaltim.

Dari hasil rapat, Pansus LKPj Gubernur Kaltim Tahun Anggaran  2019 DPRD Kaltim akan menggelar kunjungan luar daerah pada 12 hingga 15 Mei ini.

“Dari hasil kunjungan luar daerah ini, nantinya akan jadi dasar kami untuk memberikan penilaian, rekomendasi kepada LKPj Gubernur,”ujar Ketua Pansus LKPj Andi Harahap kepada wartawan.

Menurut data yang dibagikan oleh Wakil Ketua Pansus Marthinus, Sebanyak 15 anggota pansus akan dibagi menjadi tim.

Tim pertama akan berangkat ke Balikpapan, PPU, dan Paser. Yakni Andi Harahap, Syafruddin, Hasanuddin Mas’ud, Muspandi, dan Romadhony Putra Pratama.

Tim kedua berangkat ke Bontang, Kutim, dan Berau. Yakni Safuad, Agus Aras, Henry TP, Sutomo Jabir, dan Rusman Yaqub.

Tim ketiga berangkat ke Kukar, Kubar, dan Mahulu. Yakni Marthinus, Sarkowi, Agus Suwandy, Baharuddin Demmu, dan Ali Hamdi.

“Untuk Samarinda, akan kita lakukan kunjungan lapangan secara bersamaan. Usai ketiga tim melakukan kunjungan ke daerah yang telah ditetapkan,” kata Marthinus. (*)

Penulis:Fahri
Editor: Slamet Pujiono
Sumber: Indonesia Cyber

Redaksi -

Recent Posts

Kedok “Jenderal” di Balik Dugaan Penyerobotan Aset Koperasi Kalimanis Group!

SAMARINDA, indcyber.com – Tabir gelap menyelimuti sengketa lahan seluas ± 45 hektar di Kalimantan Timur.…

21 hours ago

SKANDAL EKSPOR BATU BARA BPN-ICI Hajar Bea Cukai Samarinda

Kejaksaan Harus Bongkar Kedok "Sesuai Aturan" di Balik Bocornya 750 Ribu Ton Batu Bara Ilegal!…

1 day ago

Pesta Pora di Atas Instruksi Presiden, Ironi Kemewahan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

SAMARINDA, indcyber.com – Di saat Presiden Prabowo Subianto sedang "mengencangkan ikat pinggang" negara melalui Inpres…

2 days ago

Sinyal Merah di Pesisir: Aktivitas Bongkar Muat Ilegal Menantang Hukum?

Kutai lama, indcyber.com - Aktivitas bongkar muat yang diduga tak berizin masih saja melenggang bebas…

2 days ago

KURSI PIJAT Rp125 JUTA DI TENGAH SERUAN EFISIENSI: GUBERNUR KALTIM DISOROT, PRIORITAS ANGGARAN DIPERTANYAKAN

SAMARINDA, indcyber.com – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan tajam publik. Gubernur…

4 days ago

SKANDAL MAHAKAM: Di Balik Cuti ‘Misterius’ Mursidi, Ada Aroma Busuk Batu Bara ‘Spanyol’ dan Bayang-Bayang Kejagung

SAMARINDA, indcyber.com – Kursi panas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda…

4 days ago