Indcyber.com tenggarong,- Semarak hari merdeka dirgahayu republik indonesia ke-73 masih begitu terasa atmosfirnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Semangat perayaan kemerdekaan pada selasa, (21/08/18) Pemkab Kukar menggelar Pawai Karnival pembangunan dan Parade Karnival kendaraan roda empat yang di ikuti oleh 183 peserta kendaraan hias jenis roda empat.
Iring-iringan kendaraan hias tersebut di ikuti oleh berbagai lapisan elemen masyarakat yang mewakili seluruh komunitas atau golongan warga masyarakat awam khususnya warga Kota “Raja” Tenggarong dan lingkup luasnya masyarakat Kutai Kartanegara yang majemuk. Mulai tingkat anak sekolah, remaja pelajar dan Mahasiswa serta dewasa umum di Kukar. Serta tidak ketinggalan pula iring-iringan kendaraan hias dari berbagai instansi ASN Pemkab Kukar dan institusi penegak hukum TNI/Polri turut memeriahkan acara pawai.
Berdasarkan laporan pantauan tim kami di lapangan yang sempat mewawancarai beberapa peserta pawai diantaranya dari dinas sosial, dalam hal ini di ungkapkan oleh Sdri. Mitha dari satuan Tagana “motivasinya adalah kami sebagai warga negara yang baik dan turut berpartisipasi dalam acara pesta Karnival hari kemerdekaan bangsa ini yang ke-73. Sementara ke hadiran kami dalam mengambil bagian selaku tim Tagana yang langsung berada di bawah pengawasan Kementerian Sosial, salah satunya dalam pawai, kami mendemokan dapur umum, di mana ketika ada bencana, baik itu bencana alam ataupun kebakaran. Jadi kami yang akan memasak dan menyediakan segala macam bentuk kebutuhan warga yang tertimpa musibah bencana. Demikian itu merupakan bagian dari tugas kami,” mengutip keterangan mitha dari Dinsos Kukar.
Sementara itu di sepanjang Jl. Danau semayang banyak warga yang tumpah ruah ke tepi jalan tersebut, karena posisi kiri kanan jalan pas berada di tengah-tengah pasar dan eks terminal tempat berkumpulnya warga. Salah satu warga tidak luput dari pertanyaan tim tentang pesan dan kesanya terhadap rombongan iring-iringan peserta pawai “sebut saja nama saya ibu ida,” demikian candanya “Kukar hari ini sudah mulai bangkit kelihatannya sih, tahun-tahun sebelumnya tidak juga begitu seramai ini, ya katanya orang-orang kan defisit keuangan daerah, tapi buktinya hari ini kok ramai, kurang lebih kaya acara adat erau kemaren itu lho mas, eh tapi waktu jaman pemerintahan Bupati Syaukani dulu, rame-rame terus kok mas acaranya, mungkin karena pitisnya (keuangan daerah) masih stabil kali mas ya, sekarang kami pedagang aja susah nyari receh” demikian celoteh bu ida.
Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…
Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…
LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…
KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…
Dokumen Klarifikasi Justru Jadi Bukti Pengakuan Dosa Pungli Emas dan Pencaplokan Wilayah! KUTAI KARTANEGARA,…
LOA KULU, KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Kerusakan berulang pada Jalan Poros Tenggarong–Loa Janan, khususnya di…