Categories: BERANDAKutai Barat

Penanda Tanganan Mou KPU dan Polres Kubar Terkait Pengamanan dan Sosialisasi Pemilukada 2020 Mendatang.

Indcyber.com, SENDAWAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Polres Kutai Barat (Kubar), melakukan penanda tanganan Mou Pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada),  sekaligus melakukan sosialisasi terhadap Partai politik (Parpol) tentang tahapan Pemilukada  tahun 2020, berlangsung di hotel Sidodadi, Kampung Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, pada Kamis (7/11/2019).

Ada sekitar 18 tahapan pemilukada sesuai dengan PKPU No. 15 Tahun 2019 tentang sosialisasi dan tahapan pemilu, mulai 01 Oktober 2019, hingga 23 September 2020, sebelum dilaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada (23/09/2020) mendatang.

Ketua KPU Kubar Arkadius Hanye SH, mengatakan bahwa tahapan Pilkada khsusnya di Kubar secara utuh mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasinya.

Dijelaskan Arkadius Hanye bahwa tahapan pemilu sekarang sudah dimulai, awal tahun 2020 dibulan januari nanti dimulai perekrutan PPK, dan bulan Pembruari perekrutan PPS dimulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga ke tingkat kampung dan desa.

“ Ini nanti akan ada tim kita dari KPUyang akan melaksanakan pemilihan ini ditiap kecamatan dan kampung,” kata Arkadius Hanye.

Hanye menuturkan bahwa di Desember 2019, sebelum pemilihan PPK dan PPS sudah dilakukan tahapan pengumuman mengenai dukungan calon perseorangan (Independen). Apabila ada masyarakat yang mau mencalonkan diri, bisa mengajukan syarat dukungannya ke KPU sejak tanggal 11 Desember 2019.

“ Syaratnya yaitu dibuktikan dengan menyerahkan foto copy KTP atau Surat Keterangan (Suket) dari para pendukung Paslon ke KPU. Sedangkan jumlah KTP atau Suket yang harus di penuhi minimal 11.488 (sebelas ribu empat ratus delapan puluh delapan) setelah dilakukan ferivikasi,” ujarnya.

Diuraikan Hanye tentunya yang layak atau memenuhi syarat adalah masyarakat yang mempunyai hak pilih, terdaftar didalam DPT dan mempunyai KTP atau Suket Kubar, dan bukan PNS atau TNI/Polri  maupun TKK dan PTT.

“ Jikalau ada PNS atau TNI/Polri yang memberi dukungan, konsekwensinya dukungannya tidak memenuhi syarat,” ungkap Arkadius Hanye. (arf)

Redaksi

Recent Posts

PROBEBAYA SAMARINDA 2025: SKANDAL Rp166,8 MILYAR, KELICIKAN POKMAS, DAN DUGAAN PELANGGARAN HUKUM DI LAPORAN BPK

SAMARINDA, indcyber.com — Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Pemerintah Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025…

3 days ago

Korem 091/ASN Resmi Berganti Pimpinan, Kolonel Inf Rony Fitrianto Emban Jabatan Danrem

Samarinda , INDCYBER.COM – Tonggak kepemimpinan di lingkungan Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma…

4 days ago

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

1 week ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

2 weeks ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

2 weeks ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago