Indcyber.com, SENDAWAR – Salah satu pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes), Solat Alquran dan Sodaqah (SAS), KH. Pono siap bertarung mendampingi Ir. Rama A Asia di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.
Hal ini dibenarkan oleh KH. Pono saat menjamu makan siang para wartawan dikediamannya di Ponpes SAS, Kampung Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar) pada Rabu (06/12/2019).
Dalam keterangannya KH. Pono menjelaskan bahwa dirinya dilamar oleh tim dari Ir. Rama AA sampai tiga kali.
“ Ya saya sampai tiga kali ditanyai oleh tim pak Rama, setelah saya yakinkan mereka baru saya terima,” ujar KH. Pono.
Pono sempat menanyakan kepada anggota tim, apakah pak Rama dan tim nya sudah mantap dan yakin dengan pilihannya, untuk menjadikan dirinya pendamping di pilkada tahun 2020 mendatang.
“ Mereka menjawab, seribu persen kami sudah yakin, pak Kyai lah yang cocok mendampingi pak Rama,” katanya.
Kyai Pono meminta alasan kenapa memilih dirinya, padahal banyak tokoh masyarakat, tokoh agama, yang bisa dijadikan pendampingnya, tolong kasih alasan yang kuat sehingga memilih dirinya.
“ Dengan alasan yang panjang lebar para tim menjelaskan sehingga dapat menyakinkan saya untuk menerimanya,” kata Kyai Pono.
Ditanya terkait pondok pesatren yang diasuhya, Kyai Pono menjawab karena saat ini belum masuk ranah politik, dan belum syah mendaftar ke KPU, maka belum dipastikan dirinya ikut dalam kancah politik, apabila sudah diputuskan oleh KPU bahwa dirinya sudah dipastikan ikut Pilkada, ia sudah mempersiapkan pengasuh Ponpesnya.
“ Yang jelas biarpun saya ikut pesta demokrasi, Ponpes ini tetap saya yang memimpin, dan tidak mungkin saya mengabaikan para santri,” ujarnya. (arf).
SAMARINDA, indcyber.com – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan tajam publik. Gubernur…
SAMARINDA, indcyber.com – Kursi panas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda…
SAMARINDA, indcyber.com – Pemandangan memalukan sekaligus ironis terjadi di benua etam Kalimantan Timur hari ini.…
SAMARINDA, indcyber.com – Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang menggunakan istilah "hak prerogatif" dalam…
Aparat melalui Unit PPA Satreskrim mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak usia 5 tahun…
Seorang pria diamankan oleh Satresnarkoba Polresta Samarinda dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di…