INDCYBER.COM,SAMARINDA-DPRD Kaltim terus menyoroti masalah anggaran pendidikan senilai Rp 1,3 Triliun per tahun namun tidak dapat membangun gedung sekolah.
Kritikan pedas tersebut disampaikan oleh H. A. Jawad Sirajuddin anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim terkait sebuah pembangunan gedung sekolah di Samarinda Seberang yang tak kunjung selesai hingga saat ini.
Saat ditemui di ruang fraksi PAN politikus senior Kaltim ini memaparkan jika dana Rp1,3 Triliun per tahun khusus untuk pendidikan yang dimiliki Pemprov Kaltim harusnya bisa dialokasikan untuk membangun sebuah sekolah.
“Bagaimana mau ada program belajar mengajar kalau sekolah saja enggak ada. Masa numpang? Malu-maluin aja”, ujar Jawad.
Menurutnya, urusan tanah hanyalah masalah teknis yang bisa diselesaikan dengan melegalisasi sebuah lahan.
“Biar gak diusir. Kasian muridnya nangis kalau diusir,” imbuhnya.
Jawad mengaku baik pribadi maupun kelembagaan dalam hal ini Komisi IV akan terus memantau perkembangan pembangunan sekolah di wilayah Samarinda Seberang.
“Tentu kami akan tindak lanjuti jika belum ada perkembangan apapun, akan kami panggil juga seluruh stake holder terkait,”pungkasnya.(adv/sp).
SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…
SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…
JAKARTA, indcyber.com — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…
Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…
SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…
Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…