Categories: BERANDASamarinda

Polemik Mobil Dinas Wali Kota, Ketua DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Bersikap Bijak

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, meminta masyarakat memberi kesempatan kepada Pemerintah Kota Samarinda untuk mengevaluasi polemik kendaraan dinas Wali Kota yang menggunakan sistem penyewaan. Ia menilai kebijakan tersebut merupakan ranah pemerintah daerah dan diharapkan tidak mengganggu fokus pelayanan publik serta pembangunan kota. (Foto: Fathur )

Indcyber.com, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda, , mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang kepada Pemerintah Kota Samarinda dalam menyikapi polemik kendaraan dinas yang digunakan oleh Wali Kota. Ia menilai persoalan tersebut merupakan bagian dari kebijakan operasional yang berada dalam kewenangan pemerintah daerah.

Pernyataan itu disampaikan Helmi kepada awak media usai menghadiri kegiatan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Samarinda di Jalan Siradj Salman, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu (14/3/2026). Suasana silaturahmi Ramadan menurutnya juga menjadi momentum untuk merespons berbagai isu publik secara bijak.

Helmi menegaskan bahwa DPRD tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan atas polemik yang berkembang di tengah masyarakat. Ia berharap publik dapat menilai persoalan tersebut secara objektif sambil menunggu langkah resmi dari Pemerintah Kota Samarinda.

Menurutnya, penggunaan kendaraan melalui sistem sewa merupakan salah satu opsi yang dapat dipilih pemerintah daerah untuk menunjang mobilitas kepala daerah. Kebijakan tersebut, kata dia, tentu telah melalui pertimbangan tertentu, baik dari sisi kebutuhan maupun efisiensi anggaran.

“Biarkan pemerintah kota mengevaluasi dan menentukan langkah terbaik. Kalau nanti dinilai kurang tepat, tentu ada mekanisme perbaikan,” ujarnya.

Helmi juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, kendaraan tersebut bukan merupakan pengadaan aset baru milik pemerintah daerah, melainkan menggunakan skema penyewaan. Hal ini dinilai memiliki kelebihan karena tidak menimbulkan beban kepemilikan jangka panjang.

Namun demikian, ia mengakui sistem tersebut juga memiliki sisi kekurangan, salah satunya kendaraan tidak menjadi bagian dari inventaris pemerintah. Meski begitu, ia menilai baik pengadaan maupun penyewaan sama-sama dapat diterapkan tergantung pada kebutuhan dan kebijakan masing-masing daerah.

Di akhir keterangannya, Helmi berharap polemik ini tidak mengganggu jalannya pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus pada program pembangunan dan pelayanan masyarakat yang lebih luas.

Penulis: Fathur   | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

12 hours ago

SKANDAL JALAN AMBRUK BERULANG MARGASARI KUKAR: ABRASI MAHAKAM JADI ALIBI, DUGAN BOBROKNYA PROYEK DAN PERMAINAN ANGGARAN HARUS DITUNTASKAN!

LOA KULU, KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Kerusakan berulang pada Jalan Poros Tenggarong–Loa Janan, khususnya di…

2 days ago

AMBLAS BERULANG KALI: BUKTI BOBROKNYA PENGELOLAAN INFRASTRUKTUR JALAN YOS SUDARSO DESA JEMBAYAN, KUTAI KARTANEGARA

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Bencana yang berulang bukanlah sekadar takdir alam, melainkan cermin telanjang ketidakbecusan…

2 days ago

Fenomena Gunung Es Keuangan Perumdam Tirta Kencana: Rp198,36 Miliar Laba Tertahan, Rakyat Samarinda Tetap Krisis Air Bersih

SAMARINDA, indcyber.com — Di balik megahnya laporan statistik keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Tahun Anggaran…

3 days ago

UGM Jadi Pusat Pengembangan AI, Kolaborasi Pemerintah dan Industri Dorong Riset Teknologi Indonesia

Indcyber.com, Yogyakarta – Pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia memasuki tahap…

3 days ago

Keadilan untuk Anggota Koperasi Santi Murni Plywood Terus perjuangkan

Tim Penyelesaian Pembubaran Koperasi Santi Murni Plywood (TPPK-SMP) Siap Bongkar Dugaan Kedzaliman  SAMARINDA, indcyber.com —…

3 days ago