Indcyber.com, Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedy Prasetyo menegaskan bahwa Polri memiliki kewajiban untuk melindungi para jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen institusi kepolisian dalam menjamin kebebasan pers sekaligus menjaga sinergi antara aparat penegak hukum dan insan media.
“Jurnalis adalah mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Oleh karena itu, Polri harus hadir untuk melindungi dan memastikan mereka dapat bekerja tanpa intimidasi maupun ancaman,” tegas Irjen Dedy.
Ia menambahkan, kebebasan pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang harus dijunjung tinggi. Polri, kata Dedy, berkomitmen menciptakan ruang aman bagi jurnalis untuk melaksanakan tugas jurnalistik, terutama dalam peliputan di lapangan yang berpotensi rawan konflik.
Lebih jauh, Polri juga mengimbau seluruh jajaran kepolisian di daerah agar memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan media. “Keterbukaan informasi dan perlindungan terhadap jurnalis adalah bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Kadiv Humas.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan sikap Polri dalam merespons berbagai sorotan publik terkait perlakuan terhadap jurnalis di lapangan, agar ke depan tercipta hubungan yang harmonis dan profesional antara aparat dan pers.(red)
SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…
Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…
SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…
SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…
SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…
KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…