Categories: Samarinda

PPL Salah Satu Ujung Tombak Sektor Pertanian

Indcyber.com, Samarinda -Sudah lama kita sebagai warga negara Indonesia merindukan akan swasembada pangan pada masa kejayaan bangsa ini,saat itu pembangunan diberbagai sektor merata terutama sektor pangan hingga negara kita menjadi satu satunya negara swasembada pangan se dunia. Namun seiring perjalanan zaman justru negara kita ganti yang impor beras dari negara tetangga.

Salah satu cara atau program pemerintah agar negara kita khususnya Kaltim kembali menjadi swasembada pangan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Pertanian RI bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Satker Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim menggelar Rakor Penyuluhan dan Pengembangan SDM se Kabupaten Kota Kaltim, bertempat di ruang Bidara hotel Grand Viktoria Samarinda, Kamis (29/03/2018).

Rakor kali ini diikuti oleh OPD terkait seluruh Kalimantan Timur tak terkecuali kabupaten termuda di Kaltim yaitu Mahulu.

“Tujuan diadakannya rakor ini yaitu mengacu pada UU no 16 tahun 2016 dijelaskan jika penyuluhan adalah program pemerintah pusat dan daerah,untuk tenaga kerja itu tanggung jawab masing -masing kabupaten kota sedangkan Pemprov hanya menyusun program, na dalam kegiatan ini kami ingin membangkitkan kembali penyuluhan yang selama ini terkesan terabaikan, “ungkap Ibrahim Kadis Pangan, Tanaman pangan dan Hortikultura Kaltim.

Memang pada kenyataannya kalau petugas penyuluh lapangan (PPL) itu salah satu ujung tombak sektor pertanian kita. Tidak ada penyuluh dilapangan tentunya hasil pertanian akan berdampak buruk.

Sementara itu I Wayan selaku Kabid Penyuluh pusat menyatakan jika peserta sangat antusias mengikuti program pelatihan kali ini.

“Saya sangat mengapresiasi para teman teman penyuluh dikaltim ini begitu semangat mengikuti rakor kali ini tapi tidak sampai disitu karena yang diperlukan adalah implementasi di lapangannya yang sangat strategis guna kesejahteraan petani dan kedaulatan pangan, “tutur I Wayan selaku Kabid Penyuluh Kementan RI.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim mengatakan hasil kegiatan ini akan langsung di cek melalui elektronik jadi mana program yang jalan dan tidak.

Tenaga penyuluh sangatlah penting karena tanpa penyuluh pasti akan mendapatkan hasilkan yang tidak bagus, pahlawan pertanian sesungguhnya adalah Petugas Penyuluh Lapangan.

Mari semua bersinergi membangun negeri demi kesejahteraan kita semua,petani dan mewujudkan Kaltim Berdaulat Pangan. (sp)

Redaksi

Recent Posts

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

3 hours ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

3 hours ago

SK MENTERI PERHUBUNGAN CACAT HUKUM: SALAH TEMBUSAN WILAYAH KETIKAN PEJABAT JAKARTA, LEGITIMASI TERMINAL KHUSUS PT KIDECO JAYA AGUNG DIPERTANYAKAN!

JAKARTA, indcyber.com — Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 40 Tahun 2019 tentang Penetapan Terminal Khusus…

4 hours ago

Skandal Kolam Renang Lanal Kutim Rp12,8 Miliar Mangkrak: Tabrani Aji dan Muhammad Nasir Didesak Bertanggung Jawab Atas Kerugian Negara

SANGATTA, indcyber.com — Skandal dugaan korupsi pelaksanaan Proyek Pembangunan Kolam Renang Lanal Kabupaten Kutai Timur…

9 hours ago

Tantangan Terbuka Usai Senat Tetapkan Rektor: Unmul Dituntut Lahirkan Inovasi Ekonomi Nyata, Bukan Sekadar Bertahan di Akreditasi Unggul

SAMARINDA, indcyber.com — Rapat Senat Universitas Mulawarman (Unmul) pada Selasa (8/9) resmi menetapkan kembali Prof.…

20 hours ago

Pemkot Samarinda “Tutup Mata”, Mafia Tanah Bebas Jual-Beli Fasum Koperasi Kalimanis Group

SAMARINDA, indcyber.com — Pengawasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terhadap aset dan fasilitas umum (fasum)…

24 hours ago