Suasana diskusi jajaran Direksi Perusda MBS dan PT MBTK membahas tentang KEK Maloy.(foto:ist)
INDCYBER.COM,SAMARIND
Dalam kunjungan tersebut Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh jajaran manajemen Perusda MBS dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan di KEK MBTK salah satunya terkait kelembagaan dan realisasi investasi yang juga menjadi concern dari Dewan Nasional KEK.
Dimana pada saat ini akan ada investor yang ingin berinvestasi yaitu PT Palma Serasih Internasional untuk membangun tangki timbun dan refinery di KEK MBTK.
Dengan terselesaikannya permasalahan kelembagaan dan realisasi investasi maka peringatan dan arahan DN KEK tentang Evaluasi Pembangunan dan Pengelolaan KEK.
“Dimana Dalam sidang tersebut KEK MBTK diberikan waktu 6 bulan sampai dengan 1 tahun untuk melakukan perbaikan manajemen operasional dan realisasi investasi di Kawasan sudah dilaksanakan sehingga pencabutan status KEK dapat dihindari dan kedepan status MBTK akan tetap menjadi Kawasan Ekonomi Khusus,”ujar Dirut Perusda MBS Aji Abhidharta Hakim,Selasa(21/12/2021).
Perlu diketahui untuk melakukan perbaikan manajemen operasional di KEK MBTK maka Direktur Utama Perusda MBS Aji Abidharta Hakim menginisiasi untuk dilakukan pergantian kepengurusan di PT MBTK.
“Sehingga kami sepakat untuk menunjuk seorang Plt Direktur dan Plt Komisaris dengan tujuan agar memudahkan investor masuk. Dengan begitu jika terdapat realisasi investasi di KEK MBTK maka warning dari DN KEK terkait pencabutan status KEK dapat dihindari,”tuturnya.
Sementara itu Plt Direktur Utama PT MBTK Ade Himawan sangat berharap jika kedepan KEK MBTK menjadi KEK berstandar Internasional.
“Harapan kami PT MBTK dapat menjadi KEK dengan pengelolaan yang berstandar internasional meskipun saat ini masih banyak kekurangan namun dengan semangat new MBTK dapat mempercepat tersedianya berbagai utilitas kawasan sehingga seluruh aset Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim dapat dikelola dengan baik,”katanya.
Disisi lain Aji Abidharta menargetkan di tahun 2022 akan menggencarkan promosi agar menarik investor masuk untuk berinvestasi.
“Target 2022 bagaimana promosi KEK MBTK ini digencarkan agar investor tertarik masuk sehingga menanamkan investasinya.Karena tugas BUPP itu berat bukan hanya mengelola tapi juga membangun kawasan tersebut.Kita juga usahakan bisnis baru dengan MBS tidak perlu mengeluarkan biaya sedikitpun tapi kita manfaatkan regulasi yang ada serta berusaha memanfaatkan power daerah agar dapat investor baru yang bonafit untuk tujuan bisnis baru diluar bisnis penyertaan modal karena diluar itu ada peluang bisnis yang menjajikan,”pungkasnya.
Penulis:Slamet Pujiono | Editor:Bayu
Sumber : Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya
Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…
Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…
SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…
SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…
PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…
JAKARTA, indcyber.com — Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 40 Tahun 2019 tentang Penetapan Terminal Khusus…