RAHMAD MAS’UD :SAYA AKAN WUJUDKAN BALIKPAPAN TERDEPAN DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI SYARIAH

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Ketua Umum Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), H Hadi Mulyadi, SI, M.Si optimis ekonomi syariah tumbuh besar di Kaltim karena pondasinya sudah ada, yakni umat Islam adalah bagian terbesar dari penduduk Kaltim.

Diwaktu yang sama,Ketua Umum Daerah MES Kaltim Hadi Mulyadi, melantik H Rahmad Mas’ud, SE yang juga Wakil Walikota Balikpapan  sebagai Ketua Pengurus Wilayah MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) Kota Balikpapan, di Samarinda, Kamis (31/1).

Sementara itu H Rahmad Mas’ud,usai dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah MES Kota Balikpapan sekaligus menjabat Wakil Walikota Balikpapan  menyatakan ingin menjadikan Balikpapan terdepan dalam pengembangan ekonomi syariah.

“Kita sudah siap dan potensinya sudah kita identifikasi,” kata Rahmad saat menyampaikan sambutan usai dilantik.

Pada tahapan awal akan dilakukan kegiatan sosialisasi ekonomi syariah, adivisory, serta advokasi ekonomi syariah.

Pogram MES di Balikpapan yang paling terdepan adalah mencapai Balikpapan Go Halal yang juga misi dari Pemkot Balikpapan. Targetnya menjadi Balikpapan Kota Terkemuka, Layak Huni menuju Madinatul Iman. Program Balikpapan Go Halal diarahkan pada lima kegiatan:

Pertama; peningkatan litrasi ekonimi dan keuangan syariah.

Kedua; peningkatan Regional Halal Venneu Chain dengan sertifikasi UMKM dan industri kreatif syariah, pembentukan Balikpapan Academy Halal, serta penetapan destinasi wisata halal.

Ketiga; pendalaman pasar keuangan syariah dengan memanfaatkan lembaga keuangan syariah, termasuk instrumen SUKUK (Surat Berharga Berbasis Syariah) Daerah untuk pembangunan infrastruktur di Balikpapan.

Keempat; optimalisasi pendayagunaan dana zakat dan potensi wakaf, termasuk adanya bank wakaf mikro untuk pemberdayaan ekonomi berbasis kerakyatan.

Kelima; peningkatan kemandirian ekonomi pondok pesantren dengan unit bisnis yang profesional, berin tegritas dan modern.

Potensi syariah Balikpapan kata  Rahmad yang sebelum menjadi Wakil Walikota Balikpapan adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang transporter minyak ini menguraikan, Balikpapan memiliki banyak potensi syariah, yakni penduduknya 89% adalah muslim, market share perbankan syariah di Balikpapan pada akhir tahun 2018 mencapai 9,61%, atau ditas rata-rata nasional yang hanya 5,9%.

“Di Balikpapan ada 10 perbankan syariah dan 1 BPR Syariah,” ujarnya.

Di Balikpapan juga terdapat 54 BMT (Baitul Maal wa Tamwil) dan 50% BMT itu aktif, pasar modal syariah dan industri keuangan non bank syariah dengan berbagai produk syariah, seperti pengadaian syariah, asuransi, serta lembaga pembiayaan syariah. Bazanas dan 10 Laznas dengan zakat terkumpul di tahun 2018 sebanyak Rp40 miliar, atau setara 6,5% dari PAD Balikpapan.

“Potensi lainnya adalah 21 pondok pesantren dan 437 masjid,” ujar Rahmad.

Tidak itu saja, Balikpapan juga ditopang organisasi Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), 4 perguruan tinggi yang mempunyai mata kuliah ekonomi dan keuangan syariah, 1 SMK dengan prodi perbankan syariah.

“Bekerjasama dengan Perwakilan BI Balikpapan juga akan diterbitkan buku ekonomi Islam untuk SMA/SMK dalam waktu dekat,”pungkas Rahmad kepada indcyber.com. (sp).

Redaksi -

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

6 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

7 days ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

1 week ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

1 week ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

1 week ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

2 weeks ago