Categories: DPRD KALTIM

Respon Sutomo Jabir Terkait Banjir Di Teluk Pandan

Anggota DPRD Kaltim Ir Sutomo Jabir ST.,MT.

INDCYBER.COM,SAMARINDA-Akses jalan Bontang- Sangatta macet akibat banjir yang terjadi di jalan poros kilo meter 29 di Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur. 

Banjir setinggi lutut orang dewasa dengan arus yang deras pun mengakibatkan kendaraan memilih untuk menepi dan tidak ingin mengambil resiko melewati jalan tersebut. 

 Diketahui kemacetan tersebut mulai terjadi pada pukul 09.30 Wita. Pengendara dua arah dari Bontang dan Sangatta harus rela menunggu sejenak hingga air mulai surut. 

Banjir tersebut selalu terjadi ketika hujan lebat melanda wilayah sekitar Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan. 

Jajaran Polantas Polres Kutim juga melakukan rekayasa jalan dengan sistem buka dan tutup.Dengan tujuan agar pengendara berangsur-angsur bisa melewati jalan namun dengan kecepatan rendah. 

Pasalnya jalan yang tergenang air tersebut masih dalam tahap perbaikan. Yang artinya banyak lubang yang tertutupi oleh genangan air. 

Sementara itu anggota DPRD Kaltim dapil Kutim,Bontang dan Berau dari frkasi PKB Ir Sutomo Jabir ST.,MT saat dihubungi indcyber.com terkait banjir yang menggenangi wilayah Teluk Pandan mengatakatan jika banjir selalu menjadi PR karena memang perubahan iklim di Kaltim terkadang ekstrim.

“Banjir selalu menjadi PR kita krn memang perubahan iklim di Kaltim terkadang Ekstrim, dan pemerintah selalu berupaya mengendalikan serta mengurangi dampaknya,”ujar Sutomo Jabir kepada indcyber.com via pesan Whatshapnya,Minggu(7/11/2021)pagi.

Sekretaris fraksi PKB ini juga menambahkan khusus untuk wilayah Teluk Pandan Pemprov Kaltim telah menganggarkan bantuan keuangan(bankeu)untuk normalisasi sungai Teluk Pandan.

“Khusus di wilayah Teluk Pandan Pemerintah Provinsi telah mendorong anggaran bantuan keuangan untuk normalisasi sungai Teluk Pandan sekitar kurang lebih Rp 3 Miliar namun memang penyerapannya lambat baru selesai lelang sehingga belum dapat membantu pengendalian banjir tapi itu juga sebenarnya tidak cukup karena kondisi alam dan iklim, kita perlu mengkaji lebih lanjut lagi,”pungkasnya.

Penulis:Slamet Pujiono | Editor:Slamet Pujiono

Redaksi -

Recent Posts

Dari ASN Penerima 900 Honorarium di Kukar Hingga Misteri Rp27,6 Miliar Dana Hibah KONI Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur kembali menjadi ladang subur…

18 hours ago

KEBO CORAN PAD DI PINGGIR JALAN: 102 Reklame Ilegal Menguap, Ke mana Ketegasan Pemkot Samarinda?

SAMARINDA, indcyber.com— Kota Samarinda sedang mengalami "kebocoran" pendapatan di depan mata telanjang. Di saat pemerintah…

22 hours ago

Pererat Sinergi dengan Media, Danrem 091/ASN Resmikan Cafe Nilam 99 Sekaligus Gelar Nobar Seru

SAMARINDA, indcyber.com – Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Brigjen TNI Anggara Situmpul, S.I.P.,…

3 days ago

12 Hari Terombang-ambing di Muara Pantai Berau: Misteri Penolakan Tugboat Trans 12 dan Sinyalemen Batu Bara Ilegal

BERAU, indcyber.com— Praktik karut-marut pengelolaan dan pengapalan komoditas batu bara di perairan Kalimantan Timur kembali…

3 days ago

Gugatan Tak Tahu Diri: Wahyudi Manaf dan PT Kalimanis Plywood Industries Tabrak Putusan MA demi Caplok Aset Koperasi Karyawan!

Samarinda. Indcyber.com– Praktik dugaan "mafia tanah" dan upaya pencaplokan aset secara ilegal kembali dipertontonkan secara…

4 days ago

NEKAT GUGAT LAHAN KOPERASI: Manuver Ilegal Wahyudi Manaf dan PT Kalimanis Plywood Industries Dikecam Keras!

SAMARINDA, indcyber.com– Tindakan hukum yang dilakukan oleh Wahyudi Manaf dengan menyeret nama PT Kalimanis Plywood…

4 days ago