Samri Shaputra: Pemkot Sepakat Beri Opsi Tukar Guling Lahan Warga Terdampak Drainase

Dalam pertemuan, Ketua Komisi I DPRD, H. Samri Shaputra, menegaskan bahwa Pemkot berkomitmen memenuhi hak warga yang terdampak pembangunan.

SAMARINDA , Indcyber.com — Komisi I DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak masyarakat dalam pelaksanaan proyek pembangunan drainase yang bertujuan mengendalikan banjir di Kota Samarinda. Penegasan ini disampaikan menyusul adanya lahan milik warga yang terdampak langsung oleh proyek pemerintah tersebut.

Penekanan itu mengemuka dalam pertemuan yang melibatkan Pemerintah Kota Samarinda, Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) bersama pemilik lahan terdampak. Selasa (20/01/2026).

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Samri Shaputra, mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah kota memiliki itikad baik untuk memperhatikan dan memenuhi hak-hak masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan.

Ia menyebutkan, hasil pertemuan tersebut menyepakati bahwa pemerintah kota akan memberikan beberapa opsi penyelesaian, di antaranya melalui pembebasan lahan atau mekanisme tukar guling (tukar lahan) dengan nilai yang setara dengan lahan milik warga.

Saat ini, Dinas PU diminta untuk menyusun telaahan teknis terlebih dahulu sebelum diajukan kepada Wali Kota Samarinda guna mendapatkan persetujuan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Lahan yang dimaksud merupakan lahan milik masyarakat yang berada pada jalur pembangunan drainase pengendali banjir. Secara teknis, jalur tersebut harus dilalui karena aliran air harus dibuat lurus mengikuti alur sungai.

Samri menegaskan bahwa pemilik lahan tidak memiliki niat sedikit pun untuk menghambat program pemerintah. Namun, warga hanya meminta agar hak atas lahan yang dimilikinya dapat dipenuhi secara adil.

Selain itu, pemilik lahan juga menjelaskan bahwa saat lahan tersebut dibeli, awalnya tidak terdapat parit atau alur sungai. Namun akibat proses alami aliran air dan abrasi, kemudian terbentuk alur air kecil yang kini tampak seperti sungai atau parit.

Penulis : Fathur | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Proyek Rp1,2 Miliar Diduga “Dikondisikan”, Dalih Penipuan Dinilai Tak Bisa Hapus Unsur Tipikor

MENGAPA PEMBERI SUAP MELENGGANG BEBAS ?   SAMARINDA, indcyber.com — Publik Kalimantan Timur kembali disuguhkan…

9 hours ago

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Bontang Baru Hangus Terbakar

BONTANG, indcyber.com – Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan P. Suryanata, Gang Pemula, No.…

3 days ago

Diduga Babat 11 Hektare Mangrove Tanpa PBG, PT Lima Dua Prosperindo Didemo IMPERIUM di DPMPTSP Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com – Aliansi yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Hukum (IMPERIUM) menggelar aksi…

3 days ago

Aroma Penyalahgunaan Wewenang DPC INSA Samarinda, Mengundang BUP hingga Berburu Investor secara Ilegal?

SAMARINDA, indcyber.com – Sebuah langkah berani sekaligus sarat kontroversi dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (Indonesian…

5 days ago

Brata Jaya Academy Buka Pendaftaran Program Persiapan TNI–POLRI 2026/2027

Pendaftaran dibuka mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2026 dengan kuota peserta terbatas. TANGERANG, indcyber.com…

5 days ago

Amukan Si Jago Merah di Lokbahu Samarinda, 5 Bangunan Ludes Terbakar

SAMARINDA, indcyber.com – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Revolusi, Gang Indah,…

5 days ago