Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral melalui video conference terkait kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 H tahun 2026 di Samarinda. Ia menegaskan kendaraan Land Rover Defender yang digunakan merupakan mobil sewa untuk pelayanan tamu VIP, bukan mobil dinas wali kota. (Foto: Fathur)
Indcyber.com, SAMARINDA – Usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama melalui sarana video conference (vicon) dalam rangka kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Wali Kota Samarinda, memberikan penjelasan terkait kendaraan jenis Land Rover Defender yang sempat menjadi perhatian publik.
Andi Harun menegaskan bahwa kendaraan tersebut bukan merupakan mobil dinas wali kota, melainkan kendaraan sewa yang diperuntukkan sebagai mobil pelayanan tamu VIP di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.
Menurutnya, kendaraan tersebut telah digunakan sejak tahun 2022 sebagai fasilitas untuk melayani tamu penting yang berkunjung ke Kota Samarinda, seperti pejabat kementerian maupun pejabat tinggi negara.
“Mobil Defender itu sewa dan itu mobil tamu, bukan mobil wali kota. Memang sesekali saya pakai ketika mendatangi lokasi yang tidak memungkinkan mobil sedan masuk,” ujarnya kepada awak media.
Ia menjelaskan, pada tahun 2022 pemerintah kota sebenarnya berencana melakukan pengadaan kendaraan operasional jenis Land Cruiser. Namun karena ketersediaan kendaraan tersebut di pasaran terbatas, akhirnya dipilih opsi penyewaan kendaraan untuk memenuhi kebutuhan operasional.
Andi Harun menambahkan bahwa dalam nomenklatur pemerintah daerah, kendaraan tersebut memang tercatat sebagai mobil tamu VIP yang disiapkan untuk menunjang pelayanan kepada tamu penting yang datang ke Samarinda.
“Misalnya kalau ada menteri datang atau pejabat pusat, itu untuk pelayanan tamu. Provinsi punya kendaraan seperti itu, kabupaten kota lain juga punya, jadi kita siapkan kendaraan itu,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya belum pernah mendapatkan mobil dinas baru sejak menjabat sebagai Wali Kota Samarinda. Menurutnya, mobil dinas yang digunakan masih merupakan kendaraan lama sejak masa kepemimpinan wali kota sebelumnya.
“Mobil dinas wali kota Samarinda itu masih zamannya Pak Jaang. Saya belum pernah punya mobil dinas baru,” tegasnya.
Terkait besaran biaya sewa kendaraan tersebut, Andi Harun mengaku tidak mengetahui secara rinci nominalnya karena pengelolaannya berada pada bagian administrasi pemerintah daerah. Namun ia memastikan penggunaan kendaraan sewa tersebut disesuaikan dengan kebutuhan operasional dan dapat dihentikan sewaktu-waktu apabila tidak lagi diperlukan.
Penulis:;Fathur | Editor: Awang
SAMARINDA, indcyber.com – Tabir gelap menyelimuti sengketa lahan seluas ± 45 hektar di Kalimantan Timur.…
Kejaksaan Harus Bongkar Kedok "Sesuai Aturan" di Balik Bocornya 750 Ribu Ton Batu Bara Ilegal!…
SAMARINDA, indcyber.com – Di saat Presiden Prabowo Subianto sedang "mengencangkan ikat pinggang" negara melalui Inpres…
Kutai lama, indcyber.com - Aktivitas bongkar muat yang diduga tak berizin masih saja melenggang bebas…
SAMARINDA, indcyber.com – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan tajam publik. Gubernur…
SAMARINDA, indcyber.com – Kursi panas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda…