Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, 2 Dari 5 Korban Meregang Nyawa

Indcyber.com, Kutai Kartanegara – Lima orang warga Desa Ritan Baru, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara mengalami musibah tersengat listrik ketika sedang memperbaiki atap rumah pada Kamis 3/1/19 kemarin,  namun dua di antaranya meninggal dunia dan tiga orang korban lainnya harus dilarikan ke RSDU Dayaku Raja Kota Bangun, guna mendapatkan perawatan medis.

“ Sekitar Pukul 11.40 wita atau waktu setempat, seorang korban bernama Filis tengah membuka bubungan atap rumah yang akan direhap bersama ke empat rekan kerjanya, namum bubungan atap rumah yang berbahan seng menyetuh kabel induk PLN yang berada kurang lebih 150 cm tepat diatas atap rumah, dengan sekejap mata Filis terkapar diatas atap rumah akibat tersentuh kabel listrik. Melihat kejadian itu, sontak saja keempat rekannya langsung menolong korban, tetapi ke empatnya pun ikut tersengat aliran listrik,” terang Agus alias Pagut salah seorang warga.

Lebih lanjut Agus alias Pagut mengemukakan, melihat kejadian itu warga sekitar pun berdatanga ke lokasi, namun tak dapat berbuat banyak dikarenakan takut atap rumah yang berbahan seng masih di aliri listrik, tak lama kemudian petugas PLN langsung memutuskan aliran listrik dan baru kelima korban tersebut di evakuasi untuk mendapatkan pertolongan.

“ Seorang korban bernama Kihin sempat siuman dan segera dibawa ke Puskesmas setempay untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat tertolong, akhirnya Kihin pun menghembuskan nafas terakhirnya saat berada di Puskesmas hingga pihak keluarga pun memutuskan untuk dibawa pulang kerumah duka, dan satu korban bernama Yanto juga meninggal dunia. Sedangkan tiga korban lainnya yaitu, Martinus alias Inut, Iban dan Filis sempat mendapatkan pertolongan dari petugas Puskesmas setempat, namun ketiganya harus di rujuk ke RSUD Dayaku Raja Kota Bangun guna mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya.

Agus alias Pagut juga menyampaikan keprihatinnya atas kejadian ini, meski hal tersebut merupakan kecelakaan murni, namun kabel serta tiang listrik harus mendapatkan peremajaan segera, agar tidak ada lagi korban jiwa yang tersengat aliran lsitrik.

“ Ini sangat berbahaya sekali, karena kabel yang ada ini banyak yang tidak layak digunakan, dulu saya pernah mendengar bahwa akan ada peremajaan kabel dan tiang listrik, namun sampai sekarang belum ada yang dilakukan, jadi kami mohon agar segera dilakukan peremajaan sehingga tidak ada lagi korban jiwa akibat tersengat listrik,” imbuhnya.(mrg)

Laporan : Mrg

Foto : Mrg

Editor : Andi Febri

andi febri

Recent Posts

Gugatan Tak Tahu Diri: Wahyudi Manaf dan PT Kalimanis Plywood Industries Tabrak Putusan MA demi Caplok Aset Koperasi Karyawan!

Samarinda. Indcyber.com– Praktik dugaan "mafia tanah" dan upaya pencaplokan aset secara ilegal kembali dipertontonkan secara…

7 hours ago

NEKAT GUGAT LAHAN KOPERASI: Manuver Ilegal Wahyudi Manaf dan PT Kalimanis Plywood Industries Dikecam Keras!

SAMARINDA, indcyber.com– Tindakan hukum yang dilakukan oleh Wahyudi Manaf dengan menyeret nama PT Kalimanis Plywood…

9 hours ago

“Jembatan Mahakam Bergemuruh: GERAM Jilid II Deklarasikan Mosi Tidak Percaya, Penguasa Daerah Digugat Rakyat”

Samarinda, indcyber.com – Gelombang protes kembali mengguncang Kalimantan Timur. Aliansi GERAM Jilid II memilih turun…

23 hours ago

Dibalik Triliunan Rupiah Ekspor Teluk Adang: Konspirasi Kejahatan Lingkungan dan Mandulnya Pengawasan Instansi Negara

PASER, indcyber.com — Angka 33.887 hektare bukan sekadar koordinat konsesi di atas kertas. Itu adalah…

3 days ago

​”Menanti Ketukan Palu Jaksa di Bankaltimtara: Siapa Saja Pejabat yang Bakal Terseret Skandal Rp335 Miliar?”

SAMARINDA, indcyber.com – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai amburadulnya penyaluran 134 fasilitas kredit kepada…

3 days ago

MENGENCINGI ATURAN OJK: Skandal Ketergantungan Dana Pemda Bankaltimtara, Direksi Terancam Pidana dan Copot Jabatan!

SAMARINDA, indcyber.com– Tabir fatamorgana kesehatan finansial PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara…

3 days ago