Warga HOP I-VI Bontang Mengadu Ke Komisi l DPRD Kaltim

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Eks karyawan PT Badak LNG yang tinggal di 793 unit rumah di Perumahan HOP I-VI belum siap mengahadapi migrasi listrik  dari PT Badak LNG ke PT PLN Bontang, Komisi I DPRD Kaltim meminta aliran listrik ke rumah warga yang sudah diputus sejak tanggal 1 Juli 2019 disambungkan lagi, sambil melakukan kembali musyawarah dengan eks karyawan dan PLN Bontang.

Demikian kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kaltim dengan warga di Perumahan HOP I-VI yang tak lain adalah eks karyawan PT Badak LNG yang sudah pensiun yang dilaksanakan di DPRD Kaltim, Senin (15/7/2019).

RDP dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim, Henri Pailan Tandi Payung, dan dihadiri anggota Komisi I lainnya, Joseph Supu, Adreas P Sirenden, Yakub Manika, dan Semkerta. Warga HOP I-VI diwakili sekitar 30 orang dan didampingi kuasa hukumnya, H Nasrun Mukmin, SH, dari PLN Bontang, Alimudin, dan dari PT Badak LNG, Hadi dan kawan-kawan.

“Sehubungan aliran listrik dari PT Badak sudah diputus, sedangkan musyawarah belum menemukan kata sepakat, dan PLN juga belum siap menyambungkan listrik ke rumah-rumah warga, maka PT Badak kami minta mengalirkan lagi listrik ke rumah-rumah warga, sambil melakukan musyawarah,” kata Henri.

Menurut Henri, sebagai tindak lanjut dari RDP, Pimpinan DPRD kaltim akan berkirim surat resmi kepada pimpinan PT Badak LNG Bontang dan PLN agar memperhatikan aspirasi warga.

Selain itu, Komisi I DPRD Kaltim meminta kepada PT PLN UP III Bontang memberikan data akurat dan sah tentang ketersedian daya listrik PLN Bontang saat ini kepada DPRD Kaltim, Cq Komisi I DPRD Kaltim, sehingga diketahui kesiapan mesuplai listrik ke 793 rumah warga di HOP I-VI.(adv/sp).

 

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

2 days ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

3 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

1 week ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

1 week ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

1 week ago

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

1 week ago