Aris Mulyanata Desak Regulasi Pemakaman: “Jangan Sampai Warga Kesulitan di Saat Berduka”

Indcyber.com, Samarinda – Kesulitan mencari lahan pemakaman bagi orang tercinta masih menjadi kenyataan pahit bagi sebagian warga Samarinda. Kondisi ini mendorong Anggota DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, untuk mendesak pemerintah segera membuat regulasi yang jelas terkait pemakaman dan bantuan sosial bagi keluarga yang berduka.

Dalam keterangannya kepada wartawan usai menghadiri rapat pembahasan anggaran, Kamis (27/2/2025), Aris menyoroti kondisi lahan pemakaman yang semakin terbatas dan belum dikelola dengan baik. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap warga yang harus berjuang di tengah duka hanya untuk mendapatkan tempat peristirahatan terakhir bagi keluarganya.

“Saat kehilangan orang tercinta, beban emosional sudah begitu berat. Jangan ditambah lagi dengan kesulitan mencari lahan pemakaman atau harus mengeluarkan biaya besar. Ini masalah kemanusiaan, dan pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Aris menekankan bahwa jika anggaran untuk pengadaan lahan pemakaman masih terbatas, solusi lain harus segera dipertimbangkan. Salah satunya adalah dengan membentuk sistem iuran yang lebih tertata atau mengoptimalkan subsidi dari pemerintah.

Tak hanya itu, Aris juga menyoroti pentingnya regulasi bantuan sosial bagi warga yang berduka. Ia mengusulkan agar pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk membantu keluarga yang sedang mengalami musibah, seperti penyediaan tenda, kursi, serta kebutuhan lain dalam prosesi pemakaman.

Ia berharap adanya paguyuban atau lembaga koordinasi yang bisa menjadi rujukan dalam pengelolaan pemakaman dan bantuan sosial. Dengan aturan yang lebih jelas, ia yakin masyarakat tidak lagi merasa sendirian dalam menghadapi situasi sulit.

“Di saat duka, masyarakat seharusnya mendapat kepastian dan kemudahan, bukan justru dihadapkan pada persoalan yang seharusnya bisa diatasi sejak awal. Jangan sampai kesedihan mereka bertambah hanya karena urusan birokrasi yang berbelit,” pungkasnya.

Reporter : Fathur | Editor  : Awang | ADV

Awang

Recent Posts

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

2 hours ago

Merawat Tertib Berkendara di Kota Tepian, Dishub Samarinda Konsisten Gencarkan Edukasi dan Sanksi

SAMARINDA, indcyber.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menata urat nadi transportasi…

2 hours ago

MEMBONGKAR ALIBI “FISKAL” PEMPROV KALTARA: Mengapa Rp332 Miliar Dana Reboisasi Mengendap Saat Hutan Terbakar?

TANJUNG SELOR, indcyber.com– Narasi "aman dan sesuai aturan" yang didengungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov…

24 hours ago

Ketua Garuda Sakti Kaltim Suryadi Nata Ingatkan Kewaspadaan Isu Ideologi Jelang Akhir Tahun

SAMARINDA. Indcyber.com– Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Komando Garuda Sakti (LAI BPAN…

1 day ago

Tuduhan Tanpa Dasar Akun TikTok @amb_yok: Upaya Pembungkusan Opini, Pengabaian UU Pers, dan Ancaman Pidana ITE

SAMARINDA, indcyber.com– Sebuah unggahan video dari akun TikTok @amb_yok (id video: 7633276148322979079) secara sepihak menyerang…

1 day ago

MELONJAK Rp3,6 MILIAR DALAM SETAHUN, KPK DIMINTA USUT REKENING GENDUT SEKPROV KALTARA

TANJUNG SELOR, indcyber.com – Transparansi anggaran dan integritas pejabat publik di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

1 day ago