Categories: BERANDA

DPRD Samarinda Bahas Pemanfaatan Lahan Eks Tambang untuk Pemakaman Umum

Dari kiri ke kanan: Manager Community Development PT BBE Sidik Tunggul P, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Samarinda Muhammad Cecep Harly, dan Ketua Komisi I DPRD Samarinda Samri Shaputra saat menyampaikan pandangan terkait rencana pemanfaatan lahan eks tambang PT BBE untuk lokasi pemakaman umum di Loa Bakung. (Grafis : Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA — Komisi I DPRD Kota Samarinda menggelar rapat dengar pendapat (hearing) guna membahas rencana pemanfaatan lahan eks tambang milik PT Bukit Baiduri Energi (BBE) di Kelurahan Loa Bakung sebagai lokasi pemakaman umum. Keterbatasan lahan pemakaman di wilayah tersebut menjadi latar belakang utama digelarnya pertemuan lintas sektor ini.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Samarinda, Senin (7/7), menghadirkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Ketua Komisi I Samri Shaputra bersama anggota, Dinas Perumahan dan Permukiman, perwakilan PT BBE, Forum Rukun Kematian Loa Bakung, lurah, serta camat setempat.

“Sudah cukup lama masyarakat menyuarakan kebutuhan ini. Kami harap PT BBE bisa memberikan kepastian terkait pemanfaatan lahan yang tidak lagi produktif ini,” tegas Samri.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Muhammad Cecep Harly, menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya menyinkronkan penyediaan lahan makam dengan kebijakan daerah dan pusat. Ia juga memaparkan progres program fisik tahun 2025 telah mencapai 47 persen dan tengah menyiapkan usulan perubahan anggaran 2026.

Sementara itu, Manager Community Development PT BBE, Sidik Tunggul P, menyampaikan bahwa pihaknya menampung aspirasi warga dan akan menyampaikan hasil rapat kepada manajemen pusat.

“Kami akan fasilitasi dan komunikasikan hal ini. Tapi secara regulasi, lahan konsesi tambang tidak bisa digunakan untuk pemukiman maupun pemakaman. Meski demikian, akan kami kaji melalui mekanisme CSR,” ujarnya.

Mohammad Ramlan dari Forum Rukun Kematian mengungkapkan bahwa warga selama ini terpaksa menggunakan lahan tersebut karena tidak memiliki pilihan lain. Ia berharap ada keputusan resmi yang berpihak kepada masyarakat.

Komisi I DPRD menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga mendapat kejelasan. Langkah ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam hal penyediaan lahan pemakaman yang layak dan legal.

Reporter: Fathur | Editor: Awang. | ADV

Awang

Recent Posts

Laporan Hasil Audit BPK Dibeberkan, Pengelolaan Keuangan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan

SAMARINDA, indcyber.com — Rangkaian temuan audit atas pengelolaan keuangan dan aset Perumdam Tirta Kencana Kota…

7 hours ago

Skandal Sabotase Administrasi Gunung Parung: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU Diduga Terbitkan SK Pokdarwis Cacat Hukum

PENAJAM , indcyber.com — Dugaan praktik sabotase administrasi dan maladministrasi berat membakar konflik penguasaan lahan…

1 day ago

Transparansi Pemenuhan Komitmen Tersus Kideco Dipertanyakan: Negara Terkesan Obral Izin Perdagangan Luar Negeri Tanpa Kejelasan Dokumen Verifikasi

Jakarta, indcyber.com— Penetapan Terminal Khusus (Tersus) batubara milik PT Kideco Jaya Agung agar terbuka bagi…

1 day ago

Sejumlah Konsumen Keluhkan Layanan dan Promo TJM Auto Care, Diduga Langgar UUPK hingga KUHP

Samarinda , indcyber.com— Sejumlah konsumen mengeluhkan layanan perbaikan kendaraan serta dugaan wanprestasi program promosi yang…

1 day ago

Diduga Terseret Arus, Tongkang Batu Bara Larut dan Mendekati Permukiman Warga di Sungai Maryam

Anggana, indcyber.com – Sebuah tongkang pengangkut batu bara dilaporkan larut dan bergerak mendekati area permukiman…

2 days ago

Dugaan Korupsi Pasar Pagi Samarinda Dibuka di PN: Kejati Kaltim Kantongi Bukti Awal, Kasus Naik Penyelidikan

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap proyek revitalisasi Pasar Pagi Samarinda yang bernilai ratusan miliar rupiah…

2 days ago