RSUD I.A Moeis Tambah Layanan, Klinik Gagal Jantung Siap Dibuka Agustus

Mohammad Novan Syahronny Pasie, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, (Foto : Fathur).

Indcyber.com, SAMARINDA — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I.A Moeis terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan menghadirkan klinik gagal jantung yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Agustus 2025. Klinik ini akan menjadi layanan prioritas untuk pasien hipertensi lanjut dan penyakit jantung kronis.

Direktur RSUD I.A Moeis, dr. Osa Rafshodia, menjelaskan bahwa klinik tersebut akan ditangani langsung oleh dokter spesialis jantung dan dijadwalkan buka dua kali dalam sepekan. “Kami tengah menyiapkan sumber daya manusia dan sistem pelayanan agar klinik ini bisa berjalan optimal,” ujarnya saat mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Senin (7/7/2025).

Selain menghadirkan layanan spesialis baru, RSUD juga berfokus pada pembenahan fasilitas fisik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan area parkir yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena kondisinya yang becek dan tidak memadai. Proyek tersebut kini dalam tahap lelang dan ditargetkan rampung pada Desember mendatang melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda.

Kunjungan Komisi IV DPRD Kota Samarinda yang dipimpin oleh ketuanya, Mohammad Novan Syahronny Pasie, turut membahas capaian program kerja RSUD tahun 2025, mekanisme pengelolaan anggaran berbasis Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta evaluasi usulan perubahan anggaran tahun berjalan.

Novan menilai kinerja RSUD cukup stabil dari sisi pendapatan dan pengelolaan operasional. Namun, ia menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas fisik serta jaminan terhadap kesejahteraan tenaga medis, khususnya non-ASN yang digaji melalui dana BLUD. “Keterlambatan pembayaran gaji tidak boleh terjadi. Itu menyangkut motivasi dan kelangsungan pelayanan,” tegasnya.

Dalam pengembangan jangka panjang, RSUD I.A Moeis juga tengah menyusun skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk menunjang pembangunan infrastruktur layanan kesehatan. Penandatanganan kontrak kerja sama direncanakan berlangsung pada 10 November 2025, melibatkan Pemerintah Kota Samarinda dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Komisi IV DPRD menyatakan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan layanan kesehatan di Kota Samarinda melalui fungsi pengawasan dan dukungan anggaran yang tepat sasaran.

Reporter : Fathur | Editor: Awang | ADV

Awang

Recent Posts

Korem 091/ASN Resmi Berganti Pimpinan, Kolonel Inf Rony Fitrianto Emban Jabatan Danrem

Samarinda , INDCYBER.COM – Tonggak kepemimpinan di lingkungan Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma…

18 hours ago

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

7 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

1 week ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

1 week ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 weeks ago