Categories: BERANDANASIONAL

GEGAR PUTUSAN MK: 4.351 POLISI PULANG KANDANG — KETUA KOMANDO GARUDA SAKTI KALTIM ANGGAP KEPUTUSAN MK “TENDANGAN DEWA UNTUK KEADILAN”

SAMARINDA, indcyber.com — Putusan Mahkamah Konstitusi terbaru bukan cuma heboh—ini gempa skala institusi. Sebanyak 4.351 polisi aktif yang selama ini menduduki jabatan di kementerian, lembaga, hingga BUMN, kini diwajibkan kembali ke markas. Bukan besok. Bukan minggu depan. Sekarang.

Ketua KOMANDO GARUDA SAKTI Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Suryadi Nata, langsung mengangkat suara, menyebut putusan MK ini sebagai langkah “tepat, bersih, dan mencegah kecemburuan sosial antar-instansi.”

“Keputusan MK itu bijak. Polisi tidak boleh rangkap jabatan. Mundur salah satu. Jangan sampai jadi bibit kecemburuan di instansi lain. Aturan ya aturan,” tegas Suryadi Nata.

SATPAM YANG MENGGUGAT NEGARA: SYAMSUL JAHIDIN, PENCET TOMBOL RESET SISTEM

Di balik hiruk pikuk ini, ada kisah yang nyaris seperti film: gugatan yang mengguncang republik ini bukan datang dari jenderal, tapi dari seorang satpam–advokat bernama Syamsul Jahidin asal Mataram.

Siapa sangka?

Ketika ribuan orang memilih diam, Syamsul datang membawa logika hukum—bukan seragam, bukan pangkat—dan menampar sistem yang selama bertahun-tahun dibiarkan nyaman dengan jabatan rangkap aparat aktif di ruang sipil.

Putusan MK No. 114/PUU-XXIII/2025 dan 128/PUU-XXIII/2025 pun mengetuk keras, seperti palu godam ke meja kaca birokrasi:

“Kalau mau jabatan sipil, lepaskan dulu seragam. Negara bukan panggung peran ganda.”

4.351 POLISI: DARI KURSI EMPUK KE MARKAS

Ribuan polisi yang selama ini bertugas di balik meja kementerian hingga ruang direksi BUMN, kini seperti rombongan pasukan yang mendapat panggilan “pulang kandang”.

Ada yang sebelumnya menjabat staf ahli, ada yang duduk di kursi strategis lembaga negara, dan ada pula yang pernah mengisi kursi komisaris.

Mereka yang sempat hidup di zona nyaman birokrasi sipil kini harus bertanya:

“Mana Markas gue, bro?”

MK memberi waktu transisi dua tahun—bagaikan masa rehabilitasi dari “candunya jabatan rangkap”.

SURYADI NATA: JANGAN ADA LAGI RASA “ISTIMEWA” DI INSTANSI TERTENTU

Suryadi Nata menegaskan bahwa putusan MK bukan hanya tentang aturan, tapi tentang keadilan struktural.

“Kalau polisi boleh rangkap jabatan, lalu bagaimana dengan pegawai sipil, ASN, atau instansi lain? Keadilan harus merata. Negara harus bersih dari kesan privilege,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan MK ini juga menghapus potensi konflik kepentingan yang selama ini kerap dikeluhkan banyak pihak, meski tidak pernah diucapkan secara terbuka karena “tabu menegur seragam”.

IRISAN SINDIRAN: HUMOR TUHAN DALAM POLITIK INDONESIA

Lucunya, sejarah kadang bergerak bukan oleh mereka yang berdasi emas, tapi oleh orang kecil yang menjaga pintu gerbang. Syamsul Jahidin membuktikan itu.

Ia datang hanya dengan pena dan argumen, dan tiba-tiba ribuan jabatan berubah status.

Seragam di meja rapat digantikan kembali oleh seragam di markas.

Di atas langit hukum Indonesia, terdengar sirene perlahan—notifikasi bukan bahaya, tapi kesadaran.

Bahwa di negara ini, keadilan kadang datang lewat jalur humor Tuhan: satpam menegur sistem, MK mengangguk, dan ribuan jabatan berpindah arah.(****)

indcyber

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

5 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

6 days ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 weeks ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

2 weeks ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

2 weeks ago