Categories: BERANDAKaltim

H. Majedi Darham Temui DPD RI Bahas Serius Pemekaran Kutai Utara

H. Andi Sofyan Hasdam Anggota DPD RI Perwakilan Kaltim

Indcyber.com, SAMARINDA — Ketua Tim Pemekaran Kutai Utara, H. Majedi Darham, melakukan pertemuan strategis dengan Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Andi Sofyan Hasdam, di Gedung DPD RI Perwakilan Kaltim. Pertemuan tersebut membahas secara khusus rencana pemekaran wilayah Kutai Utara sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan percepatan pelayanan publik di Kalimantan Timur.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat namun serius itu, H. Majedi menyampaikan urgensi pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kutai Utara, mengingat luasnya wilayah induk serta keterbatasan akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintah. Ia menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Kutai Utara sudah berjalan cukup lama.

“Kutai Utara ini sudah berproses sejak tahun 2005, saat mendapat rekomendasi dari Bupati Kutai Kartanegara kala itu, H. Fahmahuddin. Kini, seluruh persyaratan administrasi sudah terpenuhi, mulai dari persetujuan DPRD kabupaten, persetujuan bupati, persetujuan bersama dengan DPRD provinsi, persetujuan gubernur, hingga rekomendasi dari DPD RI, termasuk kajian akademik dari UGM dan Universitas Mulawarman,” ujar Majedi.

Kutai Utara termasuk dalam daftar 8 Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) di Kalimantan Timur yang kini sedang berproses. Delapan CDOB itu terdiri dari Kutai Utara, Berau Pesisir, Paser Selatan, Kutai Pesisir, Kutai Tengah, Samarenda Baru, Benua Raya, dan Sangkulirang.

Ketua Pemekaran KUTAI UTARA H. MAJEDI DARHAM

“Seluruh CDOB di Kaltim tinggal menunggu dibukanya moratorium pemekaran oleh pemerintah pusat. Insya Allah, lewat Komite I DPD RI dengan Pak Sofyan Hasdam, dan juga melalui Komisi II DPR RI seperti Pak Edi Alhawar, kita harap bisa mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pusat,” tambah Majedi.

Sementara itu, Senator Andi Sofyan Hasdam menyatakan dukungannya terhadap aspirasi tersebut dan menyebut pemekaran adalah bagian dari solusi pembangunan berkeadilan. “DPD RI siap mengawal proses ini di tingkat pusat. Kutai Utara layak menjadi DOB karena syarat-syarat administratif dan kajian akademis sudah sangat lengkap. Tinggal komitmen politik dan waktu,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam mendorong percepatan realisasi pemekaran, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dari tokoh-tokoh daerah untuk memperjuangkan kemajuan wilayahnya demi pelayanan publik yang lebih merata dan efektif di wilayah pedalaman Kalimantan Timur.(amin)

indcyber

Recent Posts

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

8 minutes ago

Merawat Tertib Berkendara di Kota Tepian, Dishub Samarinda Konsisten Gencarkan Edukasi dan Sanksi

SAMARINDA, indcyber.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menata urat nadi transportasi…

21 minutes ago

MEMBONGKAR ALIBI “FISKAL” PEMPROV KALTARA: Mengapa Rp332 Miliar Dana Reboisasi Mengendap Saat Hutan Terbakar?

TANJUNG SELOR, indcyber.com– Narasi "aman dan sesuai aturan" yang didengungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov…

22 hours ago

Ketua Garuda Sakti Kaltim Suryadi Nata Ingatkan Kewaspadaan Isu Ideologi Jelang Akhir Tahun

SAMARINDA. Indcyber.com– Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Komando Garuda Sakti (LAI BPAN…

23 hours ago

Tuduhan Tanpa Dasar Akun TikTok @amb_yok: Upaya Pembungkusan Opini, Pengabaian UU Pers, dan Ancaman Pidana ITE

SAMARINDA, indcyber.com– Sebuah unggahan video dari akun TikTok @amb_yok (id video: 7633276148322979079) secara sepihak menyerang…

24 hours ago

MELONJAK Rp3,6 MILIAR DALAM SETAHUN, KPK DIMINTA USUT REKENING GENDUT SEKPROV KALTARA

TANJUNG SELOR, indcyber.com – Transparansi anggaran dan integritas pejabat publik di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

1 day ago