Categories: POLITIKSamarinda

Jelang Pilwali Samarinda 9 Desember Ribuan Warga Samarinda Belum Punya E-KTP

Editor:Redaksi
INDCYBER.COM,SAMARINDA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menyampaikan adanya data sekitar 3000 warga Samarinda yang belum melakukan perekaman KTP Elekronik. Padahal, mereka memenuhi syarat sebagai pemilih.

Saat ini, KPU Samarnda bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Samarinda masih berkoordinasi terkait layanan perekaman KTP Elektronik bagi warga yang belum merekam.

“Saya berterima kasih kepada Disdukcapil dan Pemerintah Kota Samarinda atas layanannya, semoga ini menjadi validasi data yang sudah bersih dari identitas ganda. Kami juga sudah mendata di Lapas, Rutan, Lapas Narkoba dan tahanan Polres,” ujar Firman Hidayat saat mengikuti Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Kota.

Pihaknya juga sudah mempraktekkan (simulasi pemungutan suara di GOR Segiri) bagaimana KPU Kota Samarinda mendirikan TPS dan memperlakukan pemilih untuk tetap taat dan patuh terhadap prokes. Firman menyebutkan nantinya di tiap TPS akan ada 1 baju hazmat untuk melayani pemilih yang mungkin tensi/suhu badannya melebihi 37,3 derajat celcius.

“Nanti akan disiapkan khusus di TPS untuk mereka menyalurkan pilihannya, termasuk untuk para petugas. Hari ini kami ada kedatangan Alat Pelindung Diri (APD), antara tanggal 27-28 November ini akan mendistribusikan sebagian logistik, baik logistik pemilu maupun APD ke gudang-gudang yang tempatnya sudah kami mohonkan kepada para Camat,”imbuhnya.

Yang terakhir namun tak kalah penting tentang formulir C6 (surat udangan pemilih), dijelaskan Firman nantinya untuk pemlihan serentak kali ini akan mencantumkan waktu, menurutnya hal itu sebagai pertanda kepada penerima C6 akan berjadwal hadir pada waktu yang tercantum pada undangan tersebut.

“Tetapi bukan berarti ketika pemilih datang di luar jam yang sudah tertera pada C6 itu tidak dilayani. Tidak, tetap akan kita layani. Waktu yang ditentukan itu tidak berlaku baku dan tidak akan menghilangkan hak pilih. Sekali lagi tidak,” pungkasnya.

Mentaati protokol kesehatan menjadi kunci pengendalian penyebaran Covid-19. ketidak patuhan terhadap protokol kesehatan membuat kasus positif covid-19 akan kembali naik. (*)

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

5 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

6 days ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

1 week ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 weeks ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

2 weeks ago