Categories: DPRD KALTIMSamarinda

KEK Maloy Adalah Proyek Yang Sia-Sia

INDCYBER.COM,SAMARINDA- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) menjadi salah satu proyek prestisius Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).Namun hingga saat ini proyek tersebut belum rampung.

Bahkan sejak kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak hingga saat ini proyek tersebut belum jelas hasilnya. Salah satu bagian dari KEK Maloy adalah pelabuhan di pesisir laut.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Masud, Kamis (11/6/2020), mengkritisi pembangunan KEK Maloy tersebut khususnya wilayah pelabuhan.

Ia mengatakan pembangunan proyek KEK Maloy dianggap sia-sia. Khususnya pembangunan untuk jalur transportasi lautnya pun dianggap memakan anggaran yang cukup banyak.

Pelabuhan tersebut berada di wilayah perairan terbuka. Arus gelombang yang cukup tinggi membuat kapal sulit menuju ke pelabuhan tersebut.

“Bikin lagi pemecah ombak yang harganya ratusan miliar,” katanya.

Selain itu akses jalan menuju wilayah tersebut masih sulit. Maka itu ia menyarankan agar mencari pelabuhan lainnya untuk dijadikan sebagai wilayah pelabuhan khusus yang bernilai ekonomi lebih.

Seperti pelabuhan di Kariangau Balikpapan yang sudah siap menjadi pelabuhan untuk melayani pengiriman barang dari beberapa wilayah tertentu seperti Jawa, dan Sulawesi.

“Bagian utara sisi pelabuhan sedikit. Yang lebih bagus di Balikpapan adalah Kariangau. Karena dari Jawa, Sulawesi bisa ke sana. Makanya banyak yang mau kerja sama dengan kita,” ujarnya.

Untuk itu ia menyarankan ke Pemprov Kaltim agar memberikan anggaran pembangunan KEK Maloy tersebut ke Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

“Lebih baik dihentikan, anggaran sebaliknya diberikan ke (Pemkab) Kutim saja,”pungkasnya. (*)

Penulis: Sano
Editor: Redaksi
Sumber: Indonesia Cyber

Redaksi -

Recent Posts

16.930 Klaim BPJS Diduga Fiktif, Kerugian Negara Capai Rp22,19 Miliar

MAGELANG, INDCYBER.com– Dugaan korupsi klaim fiktif BPJS Kesehatan menyeret Direktur RSU Padma Lalita, TW (74),…

8 hours ago

Investigasi Proyek Rp17,5 Miliar Lapangan HOP 1 Bontang: Monopoli Lelang Tunggal, Potensi Persekongkolan, dan Ancaman Hukum di Balik Proyek Siluman Satimpo

BONTANG , indcyber.com — Aroma persekongkolan jahat dan dugaan pelanggaran hukum mengental di balik mega…

2 days ago

SKANDAL INFRASTRUKTUR TANA TIDUNG 2025: Uang Rakyat Rp2,38 Miliar Menguap, Aroma Kongkalikong Pejabat dan Kontraktor Disorot Tajam!

TANA TIDUNG, indcyber.com  — Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, diguncang temuan mencengangkan dari Badan…

2 days ago

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak dan Ambrol Sebelum Setahun: Aroma Dugaan Pelanggaran Hukum Menjerat Dinas PU Kukar, PT Samudra Anugrah Indah Permai, dan CV Harsindo

TENGGARONG, indcyber.com  — Pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh uang rakyat (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah)…

3 days ago

KULITI BOBROK PENGELOLAAN DAERAH: MASSA GERAM KALTIM SURAKAN DOKUMEN VIOLASI HUKUM HINGGA LARUT MALAM

SAMARINDA, indcyber.com — Ratusan massa aksi dari Gerakan Rakyat Menggugat Kalimantan Timur (Geram Kaltim) menolak…

3 days ago

BPBD Kaltim Dukung Uji Coba Cairan SAA Inovasi Alumni Faperta Unmul Atasi Karhutla

Kepala BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan bersalaman dengan Ketua IKA Faperta Unmul Fahrizal, S.P., S.H.…

3 days ago