Categories: BERANDAKaltim

Pemprov Kaltim Jaga Stabilitas Keuangan Daerah, Tarif PKB dan BBNKB Diturunkan

Indcyber.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan penerimaan daerah tetap stabil meski mengalami pemangkasan transfer dari pusat. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menurunkan tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) agar tidak membebani masyarakat.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, sektor pajak daerah masih dalam kondisi aman.

“Kalau di kita di Kalimantan Timur, pajak enggak ada masalah. Pajak kendaraan bermotor sekarang tarifnya 0,8 persen, paling rendah se-Indonesia. Untuk balik nama kendaraan hanya 8 persen, padahal dulu 15 persen,” tegas Ismiati.

Ia menjelaskan, penurunan tarif PKB dilakukan bertahap sejak awal 2025. Semula direncanakan 1,1 persen, kemudian diturunkan menjadi 1 persen, disesuaikan lagi menjadi 0,9 persen, hingga akhirnya dipatok pada angka 0,8 persen.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menegaskan bahwa kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.

“Kita tidak ingin beban rakyat semakin berat di tengah penyesuaian fiskal dari pusat. Justru dengan menurunkan tarif pajak kendaraan, kita berharap masyarakat semakin patuh membayar pajak, dan pada akhirnya penerimaan daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Seno Aji menambahkan, langkah ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Kaltim dalam menjaga keseimbangan antara pendapatan daerah dan daya beli masyarakat.(red)

indcyber

Recent Posts

Dugaan Maladministrasi Putusan MA, Terdakwa Soroti Kejanggalan Nominal Denda dan Penerapan Pasal TPPU

SAMARINDA, indcyber.com— Sebuah pengakuan mengejutkan beredar luas di media sosial terkait adanya dugaan ketidaksesuaian (discrepancy)…

3 hours ago

Booming ‘Dokumen Terbang’ & Skandal Rp36 Miliar: Massa IMPERIUM Serbu KSOP Samarinda, Tuntut Copot Pejabat Terkait!

SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…

22 hours ago

Baru Bebas, Sosok Ini Sebut Ada Prosedur Penyidikan yang Tak Sesuai Fakta

Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…

1 day ago

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

1 day ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

2 days ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

2 days ago