PKWT Berakhir PT SIS Sera Berhentikan Karyawan, DPRD Balangan Angkat Bicara

Suasana hearing.

Penulis:Agus Maulidin
Editor: Redaksi

Indcyber,com,Balangan- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan angkat suara terhadap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) seiring berakhirnya, Perjanjian Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) sembilan orang karyawan PT. Saptaindra sejati (SIS) Sera.

Perwakilan PT SIS Sera, Hadi Utama menganggap berakhirnya Perjanjian Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) memang suatu hal yang biasa dan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta tidak ada niat dan itikad tidak baik untuk tidak mempekerjakan tenaga kerja lokal untuk PT SIS.

“Kami dari Perusahaan selalu berkomitmen selalu mendukung Pemda mengenai ketenagakerjaan dan untuk berakhirnya PKWT hal yang biasa,” katanya di hadapan awak media.

Selanjutnya ia mengungkapkan bahwa untuk situasi yang saat ini ada masih menunggu tahapan selanjutnya untuk mediasi sehingga dapat menentukan nasib mereka.

“Kita liat proses selanjutnya, yaitu mediasi, harapannya tidak ada isu PT SIS tidak ingin mempekerjakan karyawan lokal,” sambung Hadi Utama.

Ketua Pembentuk Unit Kerja (PUK) Federasi serikat pekerja Kimia, energi, pertambangan, minyak, gas bumi dan umum (FSPKEP) PT SIS Sera, Nabawi pihaknya menolak atas Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) yang dilayangkan PT SIS Sera dengan alasan karena kesembilan orang yang diberhentikan sebagian besar adalah merupakan masyarakat di Ring satu pertambangan.

“Kami akan memperjuangkan hak dan nasib kami, terlepas dari itu hal ini bertujuan supaya di kemudian hari tidak terjadi lagi hal serupa untuk masyarakat lokal,” ungkapnya.

Hal tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Balangan, anggota komisi III, Syamsudin Noor menginginkan ada regulasi yang jelas agar di kemudian hari ada aturan untuk bisa mengayomi masyarakat Kabupaten Balangan untuk bisa bekerja di Perusahaan pertambangan.

“Artinya pihak DPRD Balangan mendukung langkah yang ditempuh Serikat pekerja dan untuk kebijakan Pemda yang berpihak kepada masyarakat Balangan akan diutamakan, karena itu akan berdampak terhadap inkam Daerah,” Katanya.

Terlebih untuk 9 orang yang datang untuk mengadukan nasibnya ke Kantor DPRD Balangan, untuk itu sekiranya di harapkan bisa di pertimbangkan lagi dan kalau bisa Kouta penerimaan karyawan yang berasal dari masyarakat Balangan dapat ditambah.

“Kami berharap apa yang kami sampaikan, dapat menjadi pertimbangan pihak perusahaan,” pungkasnya.

Redaksi -

Share
Published by
Redaksi -

Recent Posts

KONSPIRASI BUSUK KORPORASI : Dirut PT TPS Masuk Pusaran Pidana, Ekspatriat Penyuap Dewan Kabur, KTU Garong Pasar Miko Ilegal!

Shailayndran, ekspatriat menjabat sebagai Penanggung Jawab Pabrik.   SAMARINDA, indcyber.com — Dugaan skandal konspirasi busuk…

15 hours ago

Mantapkan Program ‘Jaga Desa’, ABPEDNAS Kaltim Gelar Rapat Evaluasi dan Siap Koordinasi dengan Bupati

SAMARINDA, indcyber.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur bergerak…

1 day ago

Rapat III DPD ABPEDNAS Kaltim Tegaskan Restrukturisasi Organisasi, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Kinerja Pengurus

Samarinda, indcyber.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur…

2 days ago

Fakultas Kedokteran UMKT Gelar Silaturahmi dan Serap Aspirasi Bersama Ketua RT se-Kelurahan Sidodadi

Samarinda, indcyber.com – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar rapat diskusi dan edukasi yang…

2 days ago

Proyek Rp1,2 Miliar Diduga “Dikondisikan”, Dalih Penipuan Dinilai Tak Bisa Hapus Unsur Tipikor

MENGAPA PEMBERI SUAP MELENGGANG BEBAS ?   SAMARINDA, indcyber.com — Publik Kalimantan Timur kembali disuguhkan…

4 days ago

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Bontang Baru Hangus Terbakar

BONTANG, indcyber.com – Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan P. Suryanata, Gang Pemula, No.…

1 week ago