PMII Sampaikan Aspirasi Penataan UMKM Polder Air Hitam ke DPRD Samarinda

Taupik Udin dari PMII Samarinda menyampaikan keterangan kepada awak media usai sharing bersama DPRD Kota Samarinda terkait penataan pelaku UMKM di kawasan Polder Air Hitam, Kamis (5/2/2026). Foto: Fathur 

Samarida, Indcyber.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyampaikan aspirasi terkait penataan pelaku UMKM di kawasan Polder Air Hitam saat melakukan sharing bersama DPRD Kota Samarinda pada Kamis, 5 Februari 2026. PMII menegaskan posisinya sebagai penyambung lidah masyarakat dan pelaku UMKM dalam proses penataan tersebut.

Hal itu dijelaskan oleh PMII Taupik Udin kepada awak media usai pertemuan. Ia mengatakan, kebijakan penataan UMKM sepenuhnya berada di tangan pemerintah, sementara PMII berperan mengawal aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara bertahap.

Menurut Taupik, pemerintah melalui Dinas UMKM, camat, dan lurah telah melakukan pengukuran lokasi sebagai bagian dari proses penataan. Pemerintah juga menyiapkan titik sementara bagi pedagang untuk berjualan di area dekat PMII yang dinilai tidak mengganggu aktivitas kendaraan, termasuk jalur mobil pengangkut sampah.

Ia menambahkan, kawasan taman di sekitar tong sampah tetap difungsikan sebagai ruang publik dan tempat bermain anak, sehingga tidak diperbolehkan untuk parkir maupun berjualan.

PMII bersama pelaku UMKM juga telah melakukan konsolidasi terkait kebersihan lingkungan. Para pedagang sepakat menyediakan tempat sampah di setiap lapak dan membersihkan area setelah selesai berjualan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Sebanyak 62 pelaku UMKM direncanakan akan ditata di lokasi sementara dengan konsep lapak yang dipetak-petak menyerupai kawasan Citra Niaga. Penataan ini diharapkan menjadi solusi sementara sambil menunggu rencana pengembangan kawasan Polder Air Hitam ke depan.

Taupik Udin menegaskan PMII akan terus mengawal persoalan tersebut bersama DPRD dan pemerintah kota agar penataan kawasan Polder Air Hitam dapat berjalan tertib serta tetap memperhatikan kepentingan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

3 hours ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

21 hours ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

22 hours ago

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

2 days ago

Merawat Tertib Berkendara di Kota Tepian, Dishub Samarinda Konsisten Gencarkan Edukasi dan Sanksi

SAMARINDA, indcyber.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menata urat nadi transportasi…

2 days ago

MEMBONGKAR ALIBI “FISKAL” PEMPROV KALTARA: Mengapa Rp332 Miliar Dana Reboisasi Mengendap Saat Hutan Terbakar?

TANJUNG SELOR, indcyber.com– Narasi "aman dan sesuai aturan" yang didengungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov…

3 days ago