Categories: Samarinda

Pradama Rupang : Calon Walikota Samarinda Kedepan Harus Punya Terobosan Baru Bukan Mendaur Ulang Pemimpin Terdahulu

INDCYBER.COM, SAMARINDA – Dinamisator Jatam Kaltim Pradama Rupang,angkat bicara terkait Pemilihan Walikota Samarinda pada 23 September mendatang karena ia menilai kandidat yang bermuculan tidak ada satupun yang menyinggung soal tambang.

Pradarma Rupang mengatakan kini terjadi lagi peristiwa tewasnya warga di lubang tambang batubara. Sepanjang advokasi yang dilakukannya, Pradarma Rupang menyampaikan sudah menjadi 37 orang meninggal dunia karena kecelakaan di lubang tambang batubara.

“Kini sudah 37 nyawa korban melayang di lubang tambang batubara. Peristiwa seperti ini dikhawatirkan akan terus terjadi di Kalimantan Timur inikan karena kelalaian Pemerintah dalam menjalankan tugasnya.Na ini seharusnya sudah menjadi senjata salah satu kandidat menyelipkan di visi misi maju sebagai Calon Walikota Samarinda,”tutur Pradarma Rupang kepada awak media di Sekretariat Jatam Sempaja, Selasa (25/2/2020).

Selain itu Pradarma Rupang juga menyebutkan jika Samarinda adalah kota industri banjir, karena ia menilai jika turun hujan dalam kurun waktu sebentar dibeberapa wilayah pemukiman warga sudah berubah menjadi sungai.

“Tentunya untuk Walikota Samarinda kedepan diharapkan mampu mengatasi persoalan-persoalan yang sudah klasik di kota ini yakni banjir sehingga masyarakat dapat dengan tenang, nyaman melakukan aktivitas ekonomi mereka tanpa berjibaku dengan banjir.Yang lebih mendasar kandidat Calon Walikota Samarinda siapapun itu harus berani melawan keserakahan tambang karena korban lubang tambang paling banyak korbannya adalah Samarinda,”pungkasnya.

Rupang juga berharap untuk Calon Walikota Samarinda agar dapat membuat inovasi dan terobosan baru bukan hanya sekedar mendaur ulang visi misi ataupun program Pemimpin Samarinda terdahulu.

Selian itu ia juga berharap Pilkada berjalan sukses dan melahirkan Pemimpin yang Pro Lingkungan.Peran aktif masyarakat samarinda dengan kedewasaan berpolitik, no hoax dan golput,memilih pemimpin yang kontribusi terhadap lingkungan terutama isue utama banjir samarinda.

Penulis: Slamet Pujiono

Editor: Hendriyani

 

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

2 days ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

3 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

1 week ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

1 week ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

1 week ago

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

1 week ago