Categories: BERANDAKutai Barat

Rapat Fasilitasi Penyelesaian Lahan Ternak Kerbau Rumpun Makmur Pulau Lanting Kecamatan Jempang Dengan PT Putra Bongan Jaya

Indcyber.com, SENDAWAR  – Perselisihan masalah lahan ternak kerbau Rumpun Makmur  dengan PT. Putra Bongan Jaya (PBJ) yang berada di pulau Lanting, kecamatan Bongan hingga kini belum juga mendapatkan titik temu, perselisihan ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Kutai Barat (Kubar) diruang Diklat kantor Bupati, lantai III pada Rabu (11/9/2019).

Asisten I Misran Effendi didampingi Kadis Pertanian Petrus yang memimpin rapat mengatakan bahwa, perkara perselisihan lahan tersebut sudah sampai ke provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Dikatakan Misran, Berdasarkan hasil kesepakatan bersama antar kedua belah pihak, terkait dengan tuntutan kelompok ternak kerbau Rumpun Makmur, Pemkab Kubar mempersilahkan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan penyelesaian tuntutan.

Ia menjelaskan, Adapun tuntutan kelompok ternak kerbau Rumpun Makmur,  menuntut lokasi atau lahan kelompok seluas 1800 Ha, matinya 100 ekor kerbau, hilangnya lahan pertanian seluas 37 Ha, kerugian ikan dalam keramba dan ganti rugi kuburan muslim yang tergusur.

“ Sekarang PT Putra Bongan Jaya bersedia membayar kerugian kelompok ternak kerbau Rumpun Makmur sepanjang sudah ada putusan hukum yang sudah berkeputusan hukum tetap,” kata Misran Effendi.

Misran Effendi membeberkan, dalam kepemilikan lahan tidak bisa dualisme oleh sebab itu dalam penyelesain masalah ini Pemkab Kubar terus berupaya memfasilitasi dan memediasi kedua belah pihak, sudah sering dilakukan mediasi oleh Pemkab Kubar namun belum ada titik temu dan kesepakatan dari kedua pihak,.

“ Oleh sebab itu kasus yang ada harus diselesaikan dengan jalur Hukum, walaupun demikian Pemerintah tidak menutup jalur fasilitasi dan negosiasi,” ujar Misran Effendi..

Misran Effendi menyampaikan bahwa permasalahan ini menjadi perhatian bersama  dimana dalam permaslahan ini kedua belah pihak sudah mengatahuinya, dan masalah  ini tentunya ada potensi-potensi hukum  perdata, dan pidana, serta kelalaian.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Jempang, jajaran HRD PT PBJ, serta perwakilan kelompok petani kerbau. (arf).

admin

Recent Posts

SKANDAL TANAH SAMARINDA : Lahan Milik Koperasi Santi Murni, Koperasi Sagatrade Murni dan Koperasi Kalimanis, Di Kuasai Mafia Tanah

SAMARINDA (INDCYBER.COM) — Sengketa kepemilikan lahan di wilayah Kelurahan Sungai Kapih dan Selili, Samarinda, membongkar…

12 hours ago

MENGATASNAMAKAN APBD TRILIUNAN, TAPI TARUH NYAWA ANAK SEKOLAH: DUKA DARI DESA SANTAN ULU

Santan Ulu, indcyber.com — Di tengah gembar-gembor pembangunan megah dan limpahan Dana Bagi Hasil (DBH)…

13 hours ago

SKANDAL AMATIRAN PEMKAB KUKAR: KULITI SURAT DLHK B-207/2026, PEMBIARAN KEJAHATAN LINGKUNGAN BERHALUSKAN ALIBI ANGGARAN!

TENGGARONG, indcyber.com — Pengakuan mengejutkan keluar dari rahim Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Melalui…

15 hours ago

KULITI MAFIA TANAH SAMARINDA! MODUS BARTER INVESTASI & SKUMHAT CACAT HUKUM SURYA SAMUDRA – WAHYUDI MANAF UNTUK CANGKOLING LAHAN SANTI MURNI, SAGATRADE & KALIMANIS!

Samarinda, indcyber.com, Analisis & Penegasan Fakta Pertanahan milik 3 Koperasi Kalimanis Group Lahan yang menjadi…

16 hours ago

BAU MENYENGAT DIBALIK LELANG BATU BARA ILEGAL: KAPAK BONGKAR DUGAAN MAFIA SISTEM DAN KETERLIBATAN “PELAKU PENCURIAN” SEBAGAI PEMENANG LELANG

SAMARINDA, indcyber.com— Skandal dugaan kecurangan pengelolaan aset negara berbasis Sumber Daya Alam (SDA) kembali mencoreng…

2 days ago

BONGKAR BOBROK PROYEK IRIGASI TELUK PANDAN: Anggaran Rp3,8 Miliar Menguap di Balik Indikasi Pelanggaran Hukum dan Perencanaan Bodong

TELUK PANDAN , indcyber.com— Proyek Pembangunan Jaringan Irigasi Tambak Daerah Irigasi (D.I.) Martadinata di Kecamatan…

2 days ago