DPRD Kukar Dorong Pembangunan Infrastruktur Dilakukan Secara Bertahap dan Terukur

Indcyber.com TENGGARONG – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah tidak dapat dilakukan secara sekaligus, mengingat keterbatasan kemampuan fiskal daerah serta luasnya cakupan wilayah Kukar.

 “Kalau dipaksakan sekaligus, justru bisa membuat anggaran membengkak. Dengan bertahap, perbaikannya lebih terukur dan bisa menyelamatkan biaya pemeliharaan,” jelas Rasid.

 Menurutnya, penanganan yang cepat terhadap infrastruktur rusak justru dapat menghemat biaya dibandingkan jika dibiarkan terlalu lama. “Kalau ditangani cepat, biaya lebih kecil. Kalau terlambat, justru anggaran yang dibutuhkan semakin besar,” tambahnya.

 Rasid menyebutkan, sejumlah titik di wilayah Tenggarong saat ini sudah mulai dilakukan pelebaran jalan. Meski progres pengerjaan dilakukan secara bertahap, langkah tersebut dinilainya sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat.

 Ia menekankan bahwa pembangunan dan pelebaran jalan bukan hanya sekadar memperbaiki akses, tetapi juga berpengaruh besar terhadap aktivitas ekonomi warga. Infrastruktur yang memadai, kata Rasid, akan memperlancar pergerakan barang dan jasa, sekaligus mengurangi kemacetan pada jam sibuk.

 “Jalan yang lega membuat masyarakat nyaman berkendara. Dampaknya juga dirasakan sektor lain, termasuk ekonomi lokal,” tegas Rasid.

 Melalui fungsi pengawasan, DPRD Kukar memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan target. Rasid menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan dinas teknis terkait agar hasil pembangunan benar-benar optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(AJ)

indcyber

Recent Posts

Booming ‘Dokumen Terbang’ & Skandal Rp36 Miliar: Massa IMPERIUM Serbu KSOP Samarinda, Tuntut Copot Pejabat Terkait!

SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…

12 hours ago

Baru Bebas, Sosok Ini Sebut Ada Prosedur Penyidikan yang Tak Sesuai Fakta

Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…

16 hours ago

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

19 hours ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

2 days ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

2 days ago

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

3 days ago