Categories: DPRD KALTIM

Ketua DPRD Kaltim: Dibentuknya Pansus LKPJ Ini Untuk Mengevaluasi Kinerja Pemprov

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur,H Makmur HAPK.

Penulis:Slamet Pujiono
Editor: Redaksi

INDCYBER.COM,SAMARINDA-Untuk mengevaluasi kinerja Pemprov Kaltim, sesuai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kaltim tahun anggaran 2020, DPRD Kaltim membentuk panitia khusus (Pansus) LKPJ Gubernur.

Terpilih sebagai Ketua Pansus adalah Andi Harahap dari Fraksi Golkar dan duduk sebagai Wakil Ketua Rusman Ya’qub dari Fraksi PPP dengan 11 orang anggotannya dari lintas Fraksi.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengatakan, Pansus LKPJGubernur tahun anggaran 2020 yang baru dibentuk ini akan melaksanakan kerja-kerjanya selama 30 hari ke depan, sejak tanggal 29 Maret 2021 kemarin. Yang mana, Pansus ini akan bekerja guna mengevaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Ini untuk mengevaluasi kinerja Pemprov, terutama yang menyangkut persoalan infrastruktur dan sebagainya. Mereka akan bekerja semaksimal mungkin selama 30 hari, tentunya kita akan melihat, mudah-mudahan dengan 30 hari ini kita dapat maksimalkan pansus ini. Karena pansus ini juga ada kaitan erat dengan Pansus Raperda Aset Daerah yang sebelumnya telah terbentuk,” ujarnya saat ditemui awak media di Gedung D lantai 6 Kantor DPRD Kaltim kemarin.

Legislatif senior dari Fraksi berlambang pohon beringin ini menyebut, untuk saat ini dirinya belum dapat menganalisa LKP Gubernur Kaltim tahun anggaran 2020 yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi saat sidang Paripurna DPRD Kaltim kemarin.

“Saya belum bisa menganalisanya (LKPJ Gubernur Kaltim, red) karena saya belum melihat secara detail. Semoga memang bisa bekerja dengan baik, tapi memang dengan keterbatasan COVID-19, kita harus memahami, paling tidak apa yang menjadi program akan berjalan, walaupun di sana sini ada kekurangan,” kata Makmur.

“Justru dengan pansus, kita memberikan masukkan, apa yang menjadi keputusan kita tidak tahu, apakah betul-betul disempurnakan dalam satu tahun anggaran belanja yang berjalan atau bagaimana,” sambungnya.

Pun saat disinggung soal catatan-catatan DPRD Kaltim atas penyampaian LKPJ Gubernur Kaltim tahun 2020, Makmur mengaku jika itu terlalu dini, dirinya juga tidak ingin mendahului Pansus LKPJ.

“Kita belum berani memberikan catatan, harapan kita tentu nanti pansus yang memberikan catatan. Kalau saya memberikan analis duluan, saya mendahului kerja pansus, nanti setelah ada kerja pansus dan dilaporkan baru kita sampaikan. Jangan menganalisis sekarang, kita tunggu saja hasilnya. Kita optimis ini jalan, kita tidak main-main soal ini,”pungkasnya.(advertorial)

Redaksi -

Recent Posts

​Suasana Memanas di Tabang: Kades Gunung Sari Layangkan Ultimatum Keras ke PT Ade Putra Tanrajeng

HERMAN (Kades Gunung Sari)   INDCYBER.COM, KUKAR–TABANG – Pertemuan evaluasi pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan…

39 minutes ago

Gara-Gara Menepi Beli Minum, Truk Telur Balikpapan Amblas di Harun Nafsi Samarinda

SAMARINDA , indcyber.com— Sebuah truk pengangkut telur lintas kota rute Balikpapan–Samarinda terperosok hingga nyaris terguling…

2 days ago

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

5 days ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

6 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

2 weeks ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

2 weeks ago