Categories: Kutai Kartanegara

MASRIANTO Karyawan CKS Tertangkap Polisi Curi Radio RIG

indcyber.com, sanga sanga – PT. CIPTA KRIDATAMA sanga sanga kehilangan radio RIG yang terpasang di  Unit Truk HD yang beroperasi di areal tambang PT. CK, akibatnya pekerjaan perusahaan menjadi terhambat. Dengan cepat dan sigap perusahaan akhirnya melaporkan pencurian ke polisi.

pihak perusahaan sebenarnya sudah menurigai salah satu oknum karyawannya berdasarkan keterangan saksi – saksi di lingkungan perusahaan. Tak butuh beberapa hari Team Alligator aparat kepolisian Polsek sanga sanga mampu mengungkap pelaku pencurian, tepatnya Hari Selasa tanggal 31 Juli 2018 sekira jam 16.00 wita, mengamankan tersangka pencurian radio RIG.

Pengungkapan kasus pencurian ini setelah ada laporan resmi pihak perusahaan ke polsek dengan Nomor : LP / 118 / VIII / 2018 / POLDA KALTIM / RES KUKAR, Tanggal 28 Juli 2018, Tentang Pencurian. Barang – barang yang hilang atau Raib diantaranya, HD no CO 4358 ( Radio dan handle mik ), HD no CO 4367 ( Cuma handle mik ), HD no CO 4328 ( Radio dan Handle mik ), HD no CO 4010 ( Radio dan handle mik ), HD no CO 4390 ( Radio dan handle mik ) Lokasi CHANGE SIF PIT 1.  IPD 10 Underpass 2, HD no CO 4314 ( Radio dan handle mik ), HD no CO 4338 ( Radio dan Handle mik ), HD no CO 4401 ( Radio dan handle mik ) lokasi serta HD no CO 4355 ( Radio dan Handle mik ) PIT STOP.

Menurut ketarangan saksi, Unit HD no CO 4355 masih terlihat pada hari jumat sekitar jam 22.58, Lokasi di PIT STOP PT. Cipta kridatama areal tambang PT. ABN Kec. Sanga-Sanga kabupaten kutai kartanegara. Saat Pelaku MASRIANTO tertangkap di amankan Handle mix merk Motorola no seri 0413 warna hitam  dan Radio RIG merk Motorola warna hitam lengkap dengan Handle mik. Masrianto merupakan Karyawan PT. CK (operator ) Alamat Jl. Gotong Royong RT.15 Kel. Handil Bhakti Kec. Palaran Kota Samarinda.

MODUS OPERANDI Dengan cara melepas Baut Bracket dudukan Radio RIG pada kabin operator Unit HD, sehingga Radio RIG terlepas dari dudukan dan melepas socket kabel. Dari hasil interogasi pelaku mengaku melakukan pencurian tersebut sekitar 9 ( sembilan ) kali, dalam waktu yang berbeda.

Diperoleh juga informasi, bahwa Unit radio RIG sudah dijual kepada seseorang yang bernama IWAN yang tinggal di jalan jelawat samarinda. Unit Radio RIG tersebut dijual dengan harga bervariasi, berkisar antara Rp.400.000 – Rp.650.000. Dari keterangan IWAN untuk semua Radio RIG yang dibeli sudah di jual lagi dengan cara Jual Online ke beberapa pembeli.

Hingga kini aparat kepolisian masih mengembangkan kasus pencurian ini, karena ada indikasi mafia pencurian yang tersekubung dan subur.(FZ)

indcyber

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

4 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

5 days ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 weeks ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

2 weeks ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

2 weeks ago