Categories: DPRD KALTIMSamarinda

Seluruh Fraksi DPRD Kaltim Menyoroti Bidang Pendidikan, Seleksi ASN Dan Kinerja Perusda Yang Kurang Maksimal, Ini Kata Samsun

INDCYBER,SAMARINDA – Delapan Fraksi DPRD Kalimantan Timur  berkumpul di ruang rapat lantai enam gedung D, Rabu (1/7/2020).

Kedelapan fraksi tersebut memberikan pandangannya terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2019.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun memberikan kesimpulan terkait hasil Rapat Paripurna ini.

Menurutnya ada tiga poin yang ditekankan hampir seluruh fraksi. Ketiga poin yang harus dijawab Pemerintah Provinsi Kaltim Jumat (3/7/2020) besok.

Ketiga poin tersebut terkait dengan permasalahan di sektor pendidikan, seleksi ASN dan kurangnya kinerja perusda dalam meningkatkan PAD.

“Alasan tiga poin tersebut dikarenakan mayoritas fraksi menemukan temuan tersebut yang perlu dijelaskan pemerintah.

Disampaikan Fraksi PKB terkait temuan itu kita pertajam antara hearing Komisi IV dengan Dinas Pendidikan, Komisi I dengan BKD nanti kita pertajam,” ujar Muhammad Samsun.

Bahkan dalam pemandangan Fraksi PPP disarankan Pemprov sebaiknya bertindak tegas terhadap perusda yang tidak memiliki keuntungan bagi pemprov.

Bahkan anggota Fraksi PPP Mimi Meriami dalam pandangan fraksi meminta Pemprov Kaltim membubarkan Perusda yang tidak memiliki keuntungan bagi pemerintah.

“Alasan tiga poin tersebut dikarenakan mayoritas fraksi menemukan temuan tersebut yang perlu dijelaskan pemerintah.

Disampaikan fraksi PKB terkait temuan itu Kita pertajam antara hearing Komisi IV dengan Dinas Pendidikan, Komisi I dengan BKD nanti kita pertajam,” kata Samsun.

Ia menyarankan cabut aset pemerintah daerah kemudian Perusda itu baru boleh merubah badan hukum persero.

“Kita evaluasi semua perusda terkait aset, kinerja legalitas dan semacamnya,”pungkas Politisi Senior PDI-P Kaltim ini (*).

Editor: Slamet Pujiono

Redaksi -

Recent Posts

KALTIM DARURAT MAFIA: TB KANAYA & HEKTOR 888 KENCINGI ATURAN, DOKUMEN TERBANG ARDIAN CS DIBALIK TEMBOK BERLIN OKNUM APH

SAMARINDA, indcyber.com – Praktik mafia tambang di Kalimantan Timur kian menunjukkan taringnya. Seolah kebal hukum…

10 hours ago

OPINI PUBLIK ATAU ALIBI PELANGGARAN? TAMENG “DATA HISTORIS” KADES BATUAH DI ZONA MERAH TAHURA

SAMARINDA, indcyber.com – Pernyataan Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid (Abul Rasid), yang meminta "keistimewaan" bagi…

11 hours ago

SKANDAL BPD KALTIMTARA: Topeng Aklamasi di Balik Borok Kredit Macet yang Disembunyikan

SAMARINDA, indcyber.com– Narasi "harmonis" yang dibangun Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, atas hasil Rapat Umum Pemegang…

13 hours ago

SENTRALISASI TAMBANG DIGUGAT: FPHI Kaltim Seret UU Minerba ke Mahkamah Konstitusi!

JAKARTA, indcyber.com– Fondasi otonomi daerah di Indonesia berada di ambang kolaps. Forum Praktisi Hukum Investasi…

14 hours ago

SKANDAL DOKUMEN TERBANG: Mafia Batu Bara Sanga-Sanga ‘Kangkangi’ Hukum, KSOP Samarinda Tutup Mata?

SANGA-SANGA, indcyber.com– Praktik lancung perampokan sumber daya alam di Kalimantan Timur kian menunjukkan wajah aslinya…

1 day ago

SK ‘Mundur’ Gubernur Kaltim: Pengembalian Uang Bukan Pintu Maaf, Ancaman Pidana Menanti 43 Penerima Aliran Dana

SAMARINDA, indcyber.com – Polemik penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Staf Khusus dan Tenaga Ahli oleh…

1 day ago