Categories: DPRD KALTIM

Selangkah Lagi Universitas Islam Penajam Akan Hadir Di “Ibu Kota Negara”

Hasanuddin Hakam saat usai memaparkan keinginannya mendirikan kampus pertama di PPU dengan Komisi IV DPRD Kaltim.Ia berkomitmen mewujudkan niat tersebut.

INDCYBER.COM,SAMARINDA – Berangkat dari niat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), salah seorang warga Kota Bontang berpindah kependudukan menjadi warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU): Hasanuddin Hakam. Sejak Maret lalu, ia sudah resmi tinggal di Nipah-Nipah.

Kemudian Hakam mendirikan sebuah yayasan. Namanya Yayasan Pendidikan Islam Penajam. Lalu Hakam bertekad mendirikan sebuah Perguruan Tinggi (PT) pertama di wilayah yang rencananya dekat dengan pusat pemerintahan Indonesia ini.

“Saya sudah mengganti KTP saya. Awalnya KTP Bontang menjadi KTP Penajam. Jadi saya bertekad sudah tinggal di sini,” ucapnya kepada indcyber.com saat ia berkunjung ke Kantor DPRD Kaltim,Senin(7/6/2021).

Selain itu, Hakam yang juga pendiri sekaligus Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma’arif di Bontang ini bertekad mengabadikan nama Penajam pada PT yang akan didirikannya. Ia tidak mau nama daerah itu hilang.

Seperti Yogyakarta. Tidak ada nama daerah di universitasnya.Yang ada Hakam ingin seperti Institut Pertanian
Bogor dan Institut Teknik Bandung.

Oleh karena itu, ia akan mendirikan PT bernama Universitas Islam Penajam (UIP). Namun, berbasis universitas umum. Sehingga tetap menerima pelajar non-muslim.

“Apalagi kalau benar ibu kota negara ada di sini. Masa nama Penajam mau hilang juga?” ucap Hakam.

Terlepas jadi atau tidaknya ibu kota negara dipindah ke Kaltim, ia menegaskan akan tetap mewujudkan misinya. Langkah awalnya, menggalang dukungan masyarakat PPU. Strateginya, meminta dukungan 700 RT di Benuo Taka.

“Alhamdulillah kebanyakan masyarakat yang kami datangi setuju,”sambungnya.

Sejak Maret, sudah terkumpul hampir 100 dukungan. Dari setiap warga yang didatanginya, Hakam memberikan lembaran dukungan secara tertulis. Ia mengaku sangat membutuhkan dukungan setiap elemen pemerintahan dari level terbawah. Dukungan dalam bentuk berkas itu akan menjadi dasarnya memperoleh izin.

Secara bertahap, jika dukungan masyarakat sudah didapatkannya, maka misinya akan mudah ditunaikan. Selain itu, dengan mencari dan mengantongi dukungan, ia dapat mengetahui keinginan masyarakat. Lebih tahu yang dibutuhkan warga.

“Sekaligus silaturahmi,” katanya.

Dengan berdirinya PT tersebut, warga PPU tak jauh lagi menuntut ilmu dan mendapatkan gelar sarjana. Putra daerah pun tak perlu takut tersingkir dengan kedatangan orang-orang dari luar PPU.

Dalam kunjungannya ke Kantor DPRD Kaltim , ia bertemu langsung dengan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim beserta anggotanya.Turut serta dalam rombongan Ketua DPRD PPU, Jhon Kenedy.

Ditempat yang sama Ketua DPRD PPU Jhon Kennedy mengatakan jika dirinya juga siap jika diminta menjadi bagaian dari UIP.

Selain mengantongi dukungan, Jhon juga diminta bersedia menjadi ketua senat saat PT tersebut berdiri. Ia juga menghampiri beberapa wakil rakyat. Untuk mencari dukungan.

Dari orang-orang yang mendukung berdirinya PT pertama di PPU ini, ia menghimpun setiap kontaknya untuk dimasukkan dalam grup WhatsApp. Grup itu digunakan untuk merawat komunikasi dengan para pendukung pendirian kampus tersebut.

“Sebelumnya, saya juga sudah bertemu dengan Wakil Bupati Hamdan. Beliau juga mendukung,”tutur Kennedy.

Jhon Kennedy juga mengatakan jika saat ini lahan untuk Universitas Islam Penajam telah siap 4 hektare yang mana lahan seluas dua hektare adalah lahan hibah dari diri pribadi Jhon Kennedy.

Penulis :slamet
Editor :redaksi

Redaksi -

Recent Posts

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

2 days ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

2 days ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

2 days ago

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

3 days ago

GALI LUBANG PIDANA KADES SIDOMULYO: Ngaku ‘Dizalimi’ & Ancam Tuntut Berita Hoaks

Dokumen Klarifikasi Justru Jadi Bukti Pengakuan Dosa Pungli Emas dan Pencaplokan Wilayah!   KUTAI KARTANEGARA,…

4 days ago

SKANDAL JALAN AMBRUK BERULANG MARGASARI KUKAR: ABRASI MAHAKAM JADI ALIBI, DUGAN BOBROKNYA PROYEK DAN PERMAINAN ANGGARAN HARUS DITUNTASKAN!

LOA KULU, KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Kerusakan berulang pada Jalan Poros Tenggarong–Loa Janan, khususnya di…

4 days ago