Abdul Gafur Mas’ud Kunjungi hutan yang terdapat tumbuhan Bajakah

indcyber.com, Penajam – Tumbuhan yang diklaim mampu membunuh kanker pada manusia itu berada salah satu wilayah PPU yang harus ditempuh dengan berjalan kaki selama berjam – jam, memasuki hutan dan gunung. Kunjungan bupati yang ditemanin sejumlah wartawan tersebut untuk memastikan tumbuhan Bajakah itu, dengan cara melihat rambatan dan meminum airnya dari batang tumbuhan ini.

Pada kesempatan itu bupati meminta meskipun tumbuhan itu berkhasiat untuk menyembuhkan manusia yang terkena kanker, namun bupati meminta agar masyarakat PPU tetap mempertahankan pelastarian tanaman itu

Alhamdulillah di PPU ini diberkahi kekayaan tumbuhan yang bermanfaat salah satunya tumbuhan Bajakah yang mampu mengobati kanker dan tumor. Tapi saya himbau agar masyarakat PPU khususnya dan umumnya Kaltim untuk menjaga kelestariannya,”katanya.

Menurutnya, tanaman bajakah ini harus dilestarikan karena bermanfaat sungguh liar biasa memusnahkan penyakit kanker dan tumor.

AGM juga meminta, agar masyarakat bersama – sama menjaga hutan dan jangan membakarnya sembarangan, karena banyak sekali manfaat dari hutan di PPU ini khususnya.

“Dengan ditemukan obat yang sangat mujarab dunia ini bukan saja di Indonesia, sebelum membuka lahan kita harus perhatian baik baik apakah ada atau tidak tanaman yang bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya selain bajakah, jika ada mari kita lestarikan,”tuturnya.

Ia menegaskan, keuntungan bagi masyarakat PPU sangat besar khususnya mereka yang mengidap kanker dan tumor. Dalam umat islam, Allah mengatakan setiap penyakit pasti ada obatnya. Beruntung dua orang siswi SMAN 2 Palangka Raya mengenalkan pada dunia khasiat tumbuhan ini dan ternyata tumbuhan itu ada di PPU.

“Sekali lagi saya himbau dengan adanya tanaman ini mari kita tetap menjaga kelestariannya, jika ada masyarakat yang menginginkannya silahkan hubungan kami atau datang ke Dinas Kominfo PPU.(hms/adv/Kominfo)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *