Andi Harun:Perlu Desain Baru Pelaksanaan Konser

Walikota Samarinda DR Andi Harun foto bersama Kepala Dinas Pariwista Samarinda dan Pengurus WIDI Samarinda.(foto:sriyono/indcyber.com).

Penulis:Sriyono
Editor:Slamet Pujiono

INDCYBER.COM,SAMARINDA-Genap satu tahun wabah virus Covid-19 melanda Negeri ini khususnya Samarinda.Dengan pandemi yang tak kunjung sirna tersebut banyak para kalangan masyarakat kehilangan pekerjaan dan menurunnya angka jual beli masyarakat.

Salah satunya adalah membuat mati suri industri musik nasional maupun daerah

Namun dengan beberapa kebijakan Pemerintah para pelaku industri khususnya para musisi seperti mendapat angin segar.

Dalam peringatan Hari Musik Nasional yang digelar WIDI Samarinda, pada Rabu (10/3/2021) Wali Kota Samarinda Andi Harun menginginkan adanya trobosan baru mengenai penyelenggaraan konser.

“Perlu desain baru pelaksanaan konser,” kata Andi Harun.

AH sapaan karib Wali Kota Samarinda, menjelaskan terkait teknis penyelenggaraan konser di tengah pandemi Covid-19 yang telah dibahas oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata.

“Sebenernya sudah ada arah kebijakan dari pemerintah pusat. Kalau daerah yang zonanya hijau itu bisa-bisa full menggelar live konser,” terangnya.

Sementara itu zona kuning sebut AH hanya diperbolehkan menggelar konser terbatas. Sedangkan zona merah melalui layanan virtual.

“Itu sebabnya saya selalu dorong untuk kita terus patuh protokol kesehatan Covid-19 karena itu juga berdampak pada longgarnya pengetatan kegiatan masyarakat. Tetapi kita harus membuka kebiasaan baru dengan membuka konser yang terbatas berbasis Covid-19,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Samarinda, I Gusti Ayu akui pihak tengah mencari formula penyelenggaraan mini konser di tengah pandemi Covid-19.

“Kalau teknisnya belum ada. Sementara kita hanya menggunakan perwali 43 untuk melakukan segala aktivitas. Jadi terkait mini konser kita belum ada panduannya” ujarnya.

Meski begitu, langkah-langkah komunikasi Dispar Samarinda dengan para pelaku bisnis sedang dilakukan.

“Jadi gini saya sudah berkoordinasi minimal hari ini suda ngobrol dengan beberapa pelaku bisnis. Hal ini dalam rangka mencari rancangan yang pas untuk dapat memberi kepastian dapat bergerak kembali bisnis industri musik lokal atau yang lainnya,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Founder WIDI Samarinda Wijaya Pamudi menyampaikan WIDI dibentuk sebagai wadah industri seperti musik, pertunjukan, seni rupa dan seni media rekam.

Hingga kini 4 sub kegiatan dibawah naungan WIDI telah berkolaborasi dengan pemerintah untuk mensinergikan program pemerintah.

“Kita berharap industri hiburan dan seni di Samarinda bisa berkembang seperti di Jakarta,” ucapnya. (Advertorial )

 198 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *