Bupati Ismunandar evaluasi percepatan penanganan COVID-19

Indcyber.com, SANGATTA – Untuk kesekian kalinya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali menggelar rapat evaluasi,   di BPBD Kutim. Rapat evaluasi ketiga ini dipimpin Ketua Gugus Tugas yang juga Bupati Kutim H Ismunandar. Rapat dimaksud untuk mengevaluasi kembali kegiatan-kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Kutim.

Seperti rapat sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim selaku Sekretaris Gugus Tugas Syafruddin MAP menyampaikan laporan. Terkait kegiatan pencegahan yang telah dilakukan tim gugus tugas.

Syafruddin memaparkan ada beberapa kegiatan pencegahan yang dilakukan Dinkes. Diantaranya, penyemprotan Disinfektan di kantor OPD, tempat umum, tempat ibadah, Bank, rumah sakit dan sekolah.

“Pengadaan alat, melalui APBN dan DTT, yakni bilik disinfektan 5 unit, Thermometer Infra RedVK-350 sebanyak 20 unit, Back Pack Sprayer Plus Cairan Disinfektan sebanyak 75 unit. Rapid test IGD/IGM Casette Healgen 1 Box isi 25, sebanyak 8 box serta pengadaan cuci tangan,” kata Syafruddin yang mantan Asisten Pemerintahan.

Berikutnya, sambung Sape, sapaan akrab Syafruddin, ada pengadaan tempat cuci tangan, melalui sumber PT GAM dan Dana Insentif Daerah dibeberapa titik. Yaitu di RSUD Kudungga, Jl Gajah Mada, Pasar Induk, Lapangan STQ, Puskesmas Teluk Lingga dan Pasar Sangatta Selatan. Selanjutnya untuk kegiatan penanganan yang telah dilakukan diantaranya, pemantauan jumlah pelaku perjalanan oleh seluruh Puskesmas di Kecamatan.

“Terdapat sebanyak orang dengan pelaku perjalanan 2.576. Sebanyak 1.088 orang pelaku perjalanan dalam proses pemantauan yang tersebar di 18 Kecamatan,” sebut Sape dalam rapat yang juga dihadiri Wakil Bupati H Kasmidi Bulang dan Sekretaris Kabupaten H Irawansyah.

Sementara itu data lengkap COVID -19 diseluruh Puskesmas di Kecamatan, terdapat ODP 397 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 65 orang. Untuk PDP 5 orang positif, 7 orang negatif dan 12 orang menunggu hasil tes. Data COVID-19 cluster Gowa diseluruh Kecamatan, dengan jumlah pelaku perjalanan sebanyak 130 orang, 95 diperiksa dan 25 orang dinyatakan positif rapid test, sisanya negatif dan terdapat kontak erat (keluarga).

Dalam rapat yang dihadiri unsur FKPD, sejumlah pimpinan OPD, manajemen perusahaan PT KPC serta tim gugus terkait lainnya ini dijelaskan pula progress pemasangan stiker oleh Puskesmas Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan Puskesmas Teluk Lingga. Stiker merah untuk warga ODP dan PDP sebanyak 203 titik. Stiker putih untuk warga pelaku perjalanan sebanyak 744 titik.

Laporan lainnya yang disampaikan Sape adalah kegiatan Dinas Sosial. Dari tindakan pencegahan dengan melakukan pendataan, verifikasi dan validasi calon penerima bantuan melalui Camat, Kades/Lurah dan Ketua RT, data terkumpul 18.000 KK. Kegiatan pemulihan dan layanan dasar yang dilakukan Dinsos yakni, melaksanakan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak COVID-19. Bantuan disalurkan untuk Kecamatan Sangatta Utara mulai 4 April 2020, Sangatta Selatan dimulai 9 April 2020.

“Melaksanakan pendampingan penyaluran bantuan bersama Dinsos, Polres Kutim, Kodim 0909/SGT, Kejari Kutim, Tagana dan pendampingan PKH. Berikut dilakukan evaluasi pendistribusian sembako pada 18 April 2020 lalu,” sambungnya.(AM)

 158 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *