Komisi IV DPRD Kaltim Meminta Kepada Pemprov Kaltim Untuk “Memanusiakan “MUI Kaltim

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Sungguh ironis memang jika suatu lembaga yang bekerja untuk kepentingan umat kurang mendapat perhatian dari Pemerintah, apalagi lembaga tersebut berkontribusi besar menjaga mental spiritual masyarakat. 

Hal inilah yang dialami oleh Lembaga Islam Kaltim yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI)Kaltim yang telah bertahun tahun membina umat, menghasilkan ulama ulama handal di Bumi Etam belum lagi banyak kegiatan kemanusiaan lainnya.

Tapi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur selama ini telah “menganaktirikan”MUI, begitu besar kontribusi yang telah ditorehkannya tapi paling sedikit mendapatkan dana hibah bansos dari Pemprov Kaltim. Dalam satu tahun MUI hanya mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 200 juta.

Dari minimnya alokasi anggaran yang diperuntukkan MUI Kaltim membuat seluruh pengurus inti MUI Kaltim menggelar hearing dengan Komisi IV DPRD Kaltim membahas terkait Hibah Dana anggaran operasional MUI Kaltim.

Hearing dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub didampingi Wakil Ketua Komisi IV Yahya Anja serta dua anggotanya yakni Nixson Butarbutar dan Siti Qomariah, bertempat di ruang rapat komisi IV DPRD Kaltim lantai 3, Senin (1/04/2019).

Sementara itu Ketua MUI Kaltim KH Hamri Haz mengatakan jika selama ini lembaga Islam dibawah pimpinannya hanya mendapatkan alokasi anggaran atau hibah bansos dari Pemprov Kaltim sebesar Rp 200 juta.

“Kami di MUI kaget juga selama satu tahun hanya dapat anggaran 200 juta sedangkan kegiatan MUI banyak la kenapa lembaga atau Ormas lain malah dapat banyak anggaran jadi kita di MUI Kaltim ini seperti anak tiri. Makanya kami ke Dewan untuk mengadukan sekaligus hearing, “ujar Ketua MUI Kaltim KH Hamri Haz dengan nada kecewa pada Pemprov Kaltim kepada indcyber.com.

Menyikapi hal ini Rusman Yaqub selaku Ketua Komisi IV sangat menyayangkan sikap Pemprov Kaltim yang seolah olah tebang pilih dan “menganaktirikan”MUI yang jelas lembaga Islam.

“Kedepannya saya dan teman teman dari Komisi IV DPRD Kaltim berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk Memanusiakan MUI lah ya, kurang pantaslah MUI Kaltim dikasih alokasi anggaran cuma Rp 200 juta padahal selama ini kita kan tahu MUI sebagai lembaga untuk kepentingan umat, “ungkap Rusman Yaqub usai memimpin rapat.

Dari hasil rapat antara Komisi IV dan MUI Kaltim, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim menyatakan sangat mendukung jika alokasi anggaran untuk MUI Kaltim ditambah. Rusman mengatakan semestinya Pemerintah berterima kasih kepada MUI Kaltim karena selama ini MUI membantu menjaga mental spiritual masyarakat Kaltim.

“Setelah mendengarkan penjelasan langsung dari seluruh pengurus MUI Kaltim tadi kami akan memanggil Pemprov Kaltim dalam hal ini BPKAD dan Biro Sosial untuk mempertanyakan kenapa MUI kok dapat anggaran sangat minim sekali, “pungkas Politisi berlambang Ka’bah kepada indcyber.com.

Turut hadir dalam pertemuan Ketua MUI Kaltim KH Hamri Haz, Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim, Wakil Ketua MUI Kaltim KH Haiban, H Sayid Alwi, H Ambo Dalle serta seluruh pengurus MUI Kaltim.(advertorial /sp).

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *