KPU Kota Samarinda Gelar Bimtek 50 Relawan Demokrasi

Komisioner KPU Kota Samarinda Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM,M Najib.

Penulis: Slamet Pujiono
Editor: Fahri Al Ghifari
INDCYBER.COM, SAMARINDA-Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda menggelar Bimbingan Teknis 50 Relawan Demokrasi.Dalam Bimtek tersebut bertemakan Masyarakat Cerdas dan Berdemokrasi, Bersama Kita Mampu Capai Partisipasi Pemilih 77,5 persen.Agenda tersebut dilaksanakan di Crystal 2 Ball Room Hotel Mercure Jalan Mulawarman Samarinda,Kamis (6/8/2020).

Dalam kegiatan tersebut ke 50 relawan Demokrasi mendapatkan materi dari beberapa narasumber.Para narasumber berasal Badan Kesbangpol dan Dinas Kesehatan Kota Samarinda serta di sesi kedua materi Bimtek disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Samarinda.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Samarinda Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas) dan SDM, M.Najib mengatakan, para relawan ini diberikan bimbingan sebelum terjun ke masyarakat.

Masih sambung mantan Jurnalis media cetak ternama tujuan digelarnya Bimtek ini agar saat terjun ke masyarakat para relawan Demokrasi dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat.Berkaca dari pemilu 2019 lalu jumlah partisipan pemilih sebesar 80 persen.

“Kami berharap target sesuai KPU RI jumlah partisipasi pemilih lebih dari 77,5 persen dan perlu masyarakat ketahui jika para relawan ini berasal dari berbagai usia dan profesi,ada dari mahasiswa juga dan penyandang disabilitas,”tuturnya.

50 relawan ini sebelumnya diseleksi terlebih dahulu.Dari 80 pendaftar terjaring sekitar 50 relawan yang dipercaya KPU Kota Samarinda.

Dalam Bimtek Relawan Demokrasi tersebut membahas beberapa teknis terkait Pilkada dan salah satunya membahas tentang teknis dalam pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Bimtek juga tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan menerapkan protokoler Kesehatan Covid-19, begitupun baik pemateri dari Pemerintah Kota Samarinda maupun Komisioner KPU Samarinda berperan kepada 50 Relawan Demokrasi jika sudah terjun ke masyarakat agar selalu mengedepankan protokoler Kesehatan Covid-19.

“Para Relawan Demokrasi nantinya juga dilengkapi dengan APD dan juga rompi sebagai pengenal, tentunya dalam menjalankan tugasnya harus tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan menerapkan protokoler Kesehatan Covid-19,”pungkas M Najib.

 360 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *