MARI KITA KEMBALIKAN FUNGSI SUNGAI BERSIH DARI PENCEMARAN

Indcyber.com, Samarinda -Disaat sekarang ini kita sangat merindukan kondisi alam yang sangat asri apalagi ditambah dengan gemericik suara air sungai nan bening mengalir indah tapi itu dulu.

Seiring dengan perkembangan zaman serba modern dan diikuti oleh pembangunan pabrik -pabrik semakin menjamur tak pelak pencemaran sungai tidak terhindarkan lagi, belum lagi dari perbuatan manusianya sendiri yang membuang sampah di sungai. Guna mengatasi permasalahan klasik tersebut Balai Wilayah Sungai lll Kaltim menggelar Workshop sehari bekerja sama dengan komunitas peduli sungai Karang Asam Besar dan Karang Asam Kecil serta Kombbles, bertempat di Lantai 4 Hotel Grand Sawit Samarinda Selasa (27/03/2018).

Workshop ini merupakan rangkaian terakhir dari hari air sedunia yang mana puncaknya tanggal 22 dipusatkan di bendungan Benanga serta mengukuhkan komunitas -komunitas yang peduli lingkungan terutama sungai dan waduk.

“Tujuan digelarnya workshop kali ini adalah untuk mendata komunitas -komunitas yang peduli sungai dan waduk di Samarinda selain komunitas yang sudah dikukuhkan di acara puncak kemarin di Benanga, disamping itu juga kami juga mengajak seluruh komponen masyarakat Samarinda untuk ikut menjaga kelestarian sungai,waduk agar kembali menjadi bersih dari pencemaran, “tutur Thersa ketua panitia workshop.

Disisi lain pembentukan komunitas yang sudah diakui atau dibawah binaan BWS Kaltim ini sangat membantu pemerintah dalam menjaga kelestarian sungai, waduk, parit kedepannya. Perlu diketahui jika di Samarinda sendiri ada 5 komunitas yang peduli terhadap lingkungan hidup, yaitu komunitas sungai Karang Asam Besar, komunitas karang asam kecil, Gemmpar, Komunitas Bendungan Benanga Lempake Samarinda( Kombbles) serta pendahulunya yaitu GMMSKM.

“Jika di Samarinda ini ada empat komunitas baru, pendahulunya GMMSKM tak perlu diragukan lagi menjadi juara tiga nasional. Workshop ini sangat bagus karena kita merangkul semua komunitas guna menumpahkan semua uneg unegnya tentang kepedulian kita terhadap sungai dan waduk, di Balikpapan sendiri nanti nya akan ada komunitas waduk teritip, “ujar Arman kasi ops BWS Kaltim kepada media ini.

Acara puncak hari air sedunia digelar 5 April mendatang di Semarang tepatnya di waduk rawa pening, Jawa Tengah. BWS akan mengajak perwakilan komunitas menghadiri acara puncak nanti.

Workshop menghadirkan pembicara dari kementerian PUPR dihadiri oleh seratus undangan, lurah,camat serta instansi terkait di lingkup Pemkot Samarinda serta Pemprov Kaltim. (sp)

 304 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *