Peringati Isra Mi’raj, Pemkab Kutim Hadirkan Ustad Das’ad Latif

Ustad Das’ad saat memberikan ceramah dihadapan ribuan masyarakat di Masjid Agung Al Faruq Sangatta dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah. (Foto Jani Humas)

Indcyber.com, SANGATTA – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah dimeriahkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dengan menghadirkan penceramah kondang asal Makassar Ustad Dr. H Das’ad Latif, Jumat (19/4/2019) di Masjid Agung Al Faruq, Bukit Pelangi, Sangatta Utara.

Kegiatan yang bertemakan “Dengan Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H Menyongsong Bulan Sya’ban Kita Jalani Silaturahmi dan Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah dan Basyariah Menuju Masyarakat Kutim Yang Damai dan Sejahtera”. Acara yang digelar setelah shalat Jumat ini dihadiri Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Sekretaris Kabupaten Irawansyah, unsur FKPD, para kepala OPD, majelis taklim serta ribuan masyarakat yang memadati masjid kebanggan warga Kutim ini.

Dihadapan warga, ustad Das’ad menceritakan perjalanan Isra Mi’raj yang dilakukan nabi Muhammad SAW, dari Masjidil Haram di Makkah sampai ke Masjidil Aqsa di Palestina, yang memakan waktu hanya setengah malam.
Padahal kalau menaiki onta, satu bulan baru sampai, pergi pulang jadi dua bulan.

Makna dan perintah apa yang diberikan Allah SWT pada nabi, termasuk siksa apa yang diperlihatkan selama perjalanan berlangsung. Intinya adalah kewajiban untuk shalat 5 waktu dan taat hanya pada Allah SWT.

“Wahai orang-orang yang beriman, jadilah engkau Islam yang sesungguhnya. Jangan Islam pencitraan. Jangan Islam politik.
Itu caleg kalau mau dicoblos, kalah ustad pakaiannya. Pakai sorban pakai gamis, pakai songkok pegang tasbih,” katanya.

Apa yang menjadi kewajiban, tunaikan dengan baik. Kalau menemui masalah, mengadulah hanya pada Allah SWT. Caranya adalah dengan sholat dan berdoa.

“Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW tidak terpikir oleh logika dan nalar manusia biasa. Tetapi, wajib untuk dijadikan pelajaran bagi umat Islam. Semoga peristiwa Isra Miraj dapat membuat Anda semakin mengetahui sejarah Islam dan asal usul salat 5 waktu,” pesan ustad Das’ad.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kasmidi Bulang saat membuka kegiatan peringatan Isra Mi’raj juga mengajak para jamaah untuk mendengarkan apa yang disampaikan Ustad Dasad Latief  dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, hampir penuh masjidnya. Jarang-jarang seperti ini. Mungkin ini karena fans-nya pak ustad. Mari kita dengarkan bersama ceramahnya, kita ambil hikmahnya kemudian kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kasmidi Bulang. (hms10)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *