Wakil Ketua DPRD Kaltim Ir H Seno Aji Hadiri Panen Raya Perdana Bioflog Di Bukit Pariaman

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ir H Seno Aji, M.Si.bersama Rudi Staf ahli anggota DPR RI Budisatriyo Djiwandono didampingi Kades Bukit Pariaman Sugeng Riyadi saat panen raya bioflog perdana dengan kelompok budidaya ikan lele Kurnia.(foto:Slamet/indcyber.com)

Penulis:Slamet Pujiono

INDCYBER.COM,KUKAR-Kelompok tani budidaya ikan air tawar Kurnia yang bermukim di wilayah desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar panen raya bioflog atau ternak budidaya ikan lele,Kamis(11/2/2021).

Panen Raya tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim Ir H Seno Aji, M.Si sekaligus mewakili anggota DPR RI dari partai Gerindra Budisatriyo Djiwandono yang telah membantu kelompok pembudidaya ikan air tawar Kurnia.

“Panen perdana ternak lele dengan metode bioflog yang merupakan hasil bantuan aspirasi Budisatriyo Djiwandono kader Gerindra yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI yang merupakan wakil ketua Komisi IV.Ini adalah satu hal yang luar biasa bukti nyata kerja untuk masyarakat, dengan adanya bantuan seperti ini yang jelas sudah membuatkan usaha untuk masyarakat UMKM makin tumbuh perekonomian terus bergerak dan inilah wujud nyata kita,”ujar Seno Aji dihadapan kelompok usaha budidaya lele Kurnia desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara.

Politisi senior Gerindra ini juga menambahkan jika kedepan akan memperbanyak lagi bantuan ke masyarakat dengan bantuan serupa.

“Kedepan kita akan perbanyak lagi masyarakat masyarakat khususnya yang dibukit Pariaman untuk memperoleh bantuan bantuan serupa.Kalau pak Budisatriyo tidak asing lagi di Tenggarong Seberang ini beliau banyak sekali mengirimkan bantuan baik alat pertanian,alat alatperikanan dan lain sebagainya.Alhamdulillah dipagi ini saya diperintah untuk mewakili,”bebernya.

Dikesempatan yang sama Seno juga menyampaikan jika tahun 2021 ini ia telah menganggarkan senilai kurang labih Rp 54 miliar untuk perbaikan jalan Provinsi sepanjang 64 Kilometer dari simpang patung lembuswana ke Muara Kaman.

“Bebarapa koridor jalan Provinsi kita sudah berjuang untuk perbaikkannya,alhamdulillah Kutai Kartanegara ini mendapatkan bantuan anggaran yang cukup besar dari Provinsi yakni kurang lebih Rp 54Miliar karena kita berani berdebat dan ngotot kepada Pemerintah Provinsi na inilah kerja wakil rakyat.Untuk Kecamatan Tenggarong Seberang sendiri yang belum tersentuh sepanjang jalan di Bangun Rejo dan Giri Mulya,”tuturnya.

Selain insfrastruktur di Kutai Kartanegara ia juga berjuang untuk perekonomian masyarakat dalam hal ini adalah pertanian dan perikanan salah satu sumber pokok utama di Kukar .Untuk itu Seno mencoba masuk pelan pelan dalam kelompok kelompok tani maupun nelayan.

Seperti diketahui jika di Muara Badak mayoritas penduduknya adalah nelayan maka akan dibantu alat alat nelayan, kapal nelayan,mesin nelayan dan ia terus memantau karena kalau hanya di berikan saja tiga bulan empat bulan kemudian pasti hilang.Kalau kelompoknya bagus bikin lagi jadi lima tahun kedepan perekonomian masyarakat Bukit Pariaman meningkat sebagiai penghasil ikan lele terbesar di Kukar.

“Sekali lagi ini bantuan dari pak Budisatriyo,beliau juga mengucapkan terima kasih sudah dipelihara dengan baik dan buktikan bahwa kelompok Kurnia ini ada panennya, ada yang beli jadi kelompok kelompok lainnya bisa mencontoh,” pungkasnya.

 207 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *