WALI KOTA SAMARINDA, Dr. ANDI HARUN TINJAU 5 TITIK RENCANA PEMBANGUNAN KOTA SAMARINDA

INDCYBER.COM, SAMARINDA – Terus selalu membuat trobosan untuk samarinda lebih maju, Wali Kota Samarinda, Dr. Andi Harun melakukan peninjauan langsung terkait rencana pembangunan Kota Samarinda. Seperti hari ini, Selasa (10/8/2021), dirinya melaksanakan peninjauan langsung ke 5 titik lokasi. Pinjauan di dampingi oleh Dinas PUPR, BPKAD, Bappeda, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian dan Camat serta
lurah.

Tinjauan pertama, melihat perkembangan penurapan di sungai Karang Mumus ( SKM ) pasar segiri. Andi Harun menerangkan, penurapan ini menjadi salah satu pengendali banjir, dimana pemerintah Kota Samarinda berkolaborasi dengan Pemerintah Propinsi Kaltim dan BWS Kalimantan IV. Peran Pemkot Samarinda adalah mengurus masalah Sosial.

” Insha allah nanti kita lakukan pembebasan dari gang nibung karena mengganggu estetika kota. Kita juga mengkoordinasi untuk landscape taman,” kata Andi Harun.

Selanjutnya, rombongan melajutakan peninjauan ke wilayah berikutnya, yaitu jembatan selili atau Jembatan I Jalan Gurami yang akan dijadikan pintu air. Andi Harun mengatakan, pembangunan pintu air tersebut melihat kemampuan aggaran Pemkot Samarinda, karena pembangunan tersebut membutuhkan dana yang cukup besar, yaitu sekitar Rp. 450 Miliar. Pemerintah Kota Samarinda akan memohon bantuan ke pemerintah pusat.

Apabila mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat, pihak Pemkot akan menggantinya dengan proyek pengendali banjir di sekitar hulu. Seperti misalnya, pembuatan tanggul dan kolam retensi air di daerah Bengkuring, tanggul dan pompa air di Daerah Griya Mukti dan Jalan PM Noor, serta titik banjir lainnya, kata Andi Harun.

Wali Kota juga meninjau lokasi yang akan dijadikan terowongan yaitu daerah jalan kakap dan jalan Sultan Alimudin kelurahan Selili kecamatan Samarinda Ilir. Dua tempat tersebut yang direncankan menjadi pintu keluar masuk terowongan. Pendananaan direncanakan pada APBD perubahan 2021 dan akan diajukan dalam kegiatan Multi Years. Namun alokasi dana untuk fisik akan direalisasikan pada APBD Murni 2022.

Tinjauan terakhir rombongan adalah akses jalan menuju rencana pelabuhan penumpang di kawasan Terminal Peti Kemas Palaran. Pada lokasi tersebut, Wali Kota mengintruksikan agar Dinas PUPR untuk membebaskan lahan sekitar 400 x 20 meter persegi.

Penulis : Sri Yono
Editor : Redaktur

 

 422 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *