Kebutuhan Air Bersih Hingga Infrastruktur Jalan Masih Banyak Dikeluhkan Masyarakat Samboja, Muara Jawa Dan Muara Kaman

Indcyber.com, SAMARINDA –Saat ini masih banyak masyarakat Kalimantan Timur belum sepenuhnya menikmati fasilitas dari Pemerintah dengan merata, salah satu contoh masih banyak yang belum tersambung dengan air bersih (PDAM),infrastruktur jalan yang masih hancur, pendidikan, kesehatan yang belum maksimal. 

Seperti halnya yang dialami masyarakat Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja, mereka mengeluhkan tidak adanya ketersediaan air bersih (PDAM) dari Pemerintah padahal sudah bertahun tahun dijanjikan namun hingga saat ini belum terealisasi.

Sementara untuk kebutuhan memasak, banyak warga yang harus membeli air di tempat- tempat tertentu.Sampai saat ini memang belum terpasang pipa PDAM, masyarakat hanya tergantung dari sumur- sumur bor warga.

Menanggapi curhatan konstituennya tersebut Rima Hartati Ferdian, SE mengatakan jika permasalahan infrastruktur masih menjadi persoalan utama yang disampaikan kepadanya saat reses.

Salah satunya dikatakan Rima warga di Kelurahan Sungai Merdeka yang mengeluhkan minimnya ketersedian air bersih yang sudah bertahun tahun hanya dijanjikan.

” Air bersih merupakan hal yang terpenting dalam kelangsungan hidup masyarakat disana karena selama ini masyarakat hanya memaksimalkan air sumur bor untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan untuk air bersih warga di sana sudah bertahun tahun dijanjikan akan disambungkan dengan instalasi air bersih bahkan Pemerintah setempat yaitu PDAM tapi hingga saat ini sama sekali belum terealisasi,”Ujar Rima Hartati kepada indcyber.com, Selasa (19/11/2019)di lantai 6 DPRD Kaltim.

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan tentang tidak adanya balai pertemuan masyarakat, padahal beberapa kali usulan pembangunan balai pertemuan kerap disampaikan kepada pemerintah.

Masalah proses birokrasi pemerintahan juga menjadi keluhan yang paling sering disampikan masyarakat, terutama jarak tempuh yang terbilang sangat jauh antara Kelurahan Sungai Merdeka dan Tenggarong yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Terlebih dalam perjalanan prosesnya masih banyak oknum-oknum pemerintahan yang menghambat urusan birokrasi yang dilakukan warga.

Atas dasar itulah masyarakat menginginkan adanya perwakilan instansi pemerintahan yang bisa melayani di daerah tersebut dengan pertimbangan jarak tempuh dan waktu pengurusan adminiatrasi pemerintahan.

“Saya bersama anggota komisi I yang lain akan berkoordinasi, jika memang benar terjadi seperti yang disampaikan masyarakat kita akan panggil instansi tersebut ke DPRD dan menanyakan mengapa pelayanan birokrasi didaerah tersebut bisa seperti itu, ” bebernya.

Disisi lain saat mengunjungi konstituennya di Muara Jawa dan Muara Kaman masyarakat selain mengeluhkan ketersediaan air bersih juga curhat tentang infrastruktur jalan yang sangat memprihatinkan kondisinya.

“Jalan hingga saat ini masih menjadi masalah yang sangat dominan, terutama infrastruktur jalan yang ada di Muara Kaman. Itu sudah hancur dan tidak ada penerangan jalan jadi sangat menghambat roda perekonomian masyarakat sekitar. Kedepan saya sebagai wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Kaltim akan terus berjuang untuk masyarakat di dapil saya agar segala kebutuhan masyarakat terpenuhi dan masyarakat hidup sejahtera, “imbuhnya.

Politisi partai berlambang Ka’bah ini juga akan terus berkoordinasi dengan pihak pihak terkait dan akan memperjuangkan anggaran di tahun mendatang untuk membenahi segala keluhan masyarakat agar terpenuhi.

“Saya akan terus berkoordinasi dengan dengan pihak terkait agar masyarakat Samboja khususnya dapat segera menikmati fasilitas air bersih, infrastruktur jalan yang mulus sehingga roda perekonomian berjalan lancar dan masyarakat dapat hidup sejahtera. Insya allah kami akan memperjuangkan anggaran di tahun mendatang guna meningkatkan fasilitas infrastruktur disegala bidang khususnya di dapil saya, “pungkasnya.

Lepas dari permasalahan tersebut warga juga meminta penambahan guru agama Islam di Samboja dan juga berharap ada renovasi rumah rumah ibadah. (adv/sp).

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *