MASYARAKAT KALTIM BERHARAP JALAN ALTERNATIF CEPAT RAMPUNG

Indcyber.com, Samarinda -Beberapa hari terakhir ini curah hujan di Samarinda cukup tinggi sehingga mengakibatkan sejumlah ruas jalan protokol di ibu kota Provinsi ini terendam banjir, tak terkecuali jalan yang menjadi langganan banjir yaitu Jalan DI Panjaitan yang merupakan jalur menuju ke terminal Lempake arah Bontang dan juga menuju Bandara APT Pranoto Sei Siring.

Salah satu warga yang kerap bolak balik dari Samarinda ke Tanjung Selor karena Mengurusi bisnis keluarganya mengeluhkan jalur tersebut karena pasti terndam banjir disaat curah hujan tinggi.

“Sebenarnya dengan dibukanya Bandara APT Pranoto saya pribadi sangat senang karena akhirnya ibu kota Provinsi punya bandara bertaraf internasional tapi yang bikin masalah adalah jalur menuju bandara itu loh yang bikin hambatan, makanya saya sebagai warga wajar dong menaruh harapan yang sangat besar terhadap Pemerintah baik kota maupun Provinsi untuk lebih cepat menyelesaikan jalur alternatif biar tidak ketinggalan pesawat, “ujar Fredy sambil ketawa

Sementara itu Walikota Samarinda bersama unsur terkait telah meninjau jalur alternatif menuju Bandara APT Pranoto jika Jalan DI Panjaitan terendam banjir tapi jalur tersebut masih belum bisa dilalui karena lagi lagi terkendala masalah lahan.

“Dengan meninjau jalur alternatif ini kita jadi tau apa permasalahannya, memang belum tembus jalurnya ini kami bersama tim nanti akan cepat mengajukan usulan ke Pemerintah Provinsi Kaltim dalam hal ini kementerian PUPR untuk segera menyelesaikan jalur alternatif ini,karena jika jalan ini sudah selesai bukan saja sebagai jalur alternatif jika jalan DI Panjaitan banjir tapi diharapkan bisa mengurangi angka kemacetan yang kerap menumpuk di Jalan PM Noor simpang tiga Gunung Lingai, “ujar Jaang saat meninjau jalur alternatif yang didampingi oleh Direktur Teknik PDAM Tirta Kencana H Said Abdul Hamid, Kepala Dinas PUPR serta OPD terkait. 

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *