Masyarakat Mengusulkan Peningkatan Insfratruktur Jalan Hingga Penambahan Tower Telekomunikasi, Ini Kata Anggota DPRD Kaltim Fraksi PAN H Muspandi,SE

Anggota DPRD Kaltim Fraksi PAN Dapil PPU-Paser,H Muspandi,SE foto bersama warga desa Muara Toyu dalam rangka reses masa sidang III Tahun 2020.(foto: istimewa).

Penulis:M Arfan
Editor: Slamet Pujiono
INDCYBER.COM,PASER-Reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur kembali dilaksanakan dari tanggal 28 Oktober hingga tanggal 4 November 2020.Kegiatan serap aspirasi masyarakat ini memang sudah menjadi kewajiban anggota dewan untuk turun kembali ke masyarakat mendengarkan langsung apa keluhan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sebagainya.

H Muspandi,SE, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari fraksi PAN Dapil PPU-Paser melaksanakan kegiatan reses masa sidang III Tahun 2020 dengan berkunjung ke 12 titik di wilayah selatan Provinsi Kaltim ini,salah satunya dengan mengunjungi Desa Muara Toyu.

Politisi PAN ini disambut antusias masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta tokoh pemuda Desa Muara Toyu yang telah menunggu kehadiran wakil mereka dalam rangka reses.Salah satu warga menyampaikan jika jalan penghubung antara Desa Muara Toyu dan Desa Perkuwen hingga saat ini belum terwujud pembangunannya.

“Jalan Penghubung Desa Muara Toyu menuju Desa Perkuwen tidak bisa terealisasi di tahun 2020 Pembangunannya sebab terhambat Dampak Pandemi covid 19 ini, kami memaklumi itu. Apalagi Jalur Desa Muara Toyu ini sangat berguna bagi warga Desa Perkuwen padahal warga Desa Perkuwen mempunyai Jalan poros sendiri tembus ke Simpang Pait Kecamatan Longikis namun bila di waktu musim panas atau kemarau bisa di lewatin tapi di waktu musim Hujan Jalur Dari Perkuwen ke Simpang Pait Kecamatan Logikis rusak parah,”ujar salah satu warga Muara Toyu.

Kerusakan jalan tersebut disebabkan banyaknya mobil pengangkut kayu melewati jalur utama tersebut.Masih menurut warga jika Jalan itu satu-satunya bisa tembus ke Jalan Poros Provinsi dengan melewati Desa Muara Toyu.

“Kami sangat berharap jalan penghubung semua Desa di Longkali ini bisa teralisasi di Tahun 2021,”harapnya.

Sementara itu terkait tapal batas salah seorang tokoh ada setempat menyampaikan harus ada ketegasan dari kedua belah pihak untuk menentukan tapal batas tersebut karena selama ini mereka menilai dalam menentukan tapal batas antar kedua Kabupaten tersebut hanya dilakukan sepihak oleh Pemerintah tanpa melibatkan tokoh adat ataupun tokoh masyarakat setempat.

“Tapal Batas antar Desa atau Kabupaten Paser dan PPU masih rancu karena pihak Pemerintah mengambil keputusan sepihak. Harusnya Pihak Pemerintah mengajak Tokoh Masyarakat dan Tokoh Lembaga adat untuk menyepakati Tapal batas.Tetapi Pihak Pemerintah menentukannya sepihak.Karena itu pak Muspandi,kami masyarakat menolak keras atas putusan dari Pemerintah tentang Tapal Batas antar Desa dan Kabupaten sekiranya pak Muspandi dalam reses kali ini dapat menyampaikan kepada pihak pihak terkait,”bebernya

Warga Desa Muara Toyu meminta adanya penambahan Tower Telekomunikasi karena Jaringan internet bagi anak sekolah sangatlah penting untuk berlangsung belajar mengajar.Miris saja anak- anak sekolah di masa pandemi covid 19 ini harus belajar menggunakan internet dengan naik ke atas Gunung atau bukit untuk mendapatkan Jaringan.Warga desa Muara Toyu sangat berharap semoga di Tahun 2021 dapat terlaksana penambahan Tower penguat Jaringan Internet.

Menanggapi berbagai macam aspirasi masyarakat desa Muara Toyu anggota DPRD Kaltim Muspandi sangat berterima kasih karena dengan kegiatan reses tersebut ia dapat mendengar langsung keluhan masyarakat,Dari keluhan Insfratruktur hingga jaringan internet.

“Saya sebagai anggota DPRD Kaltim Dapil PPU-Paser sangat berterima kasih kepada warga desa Muara Toyu yang telah menyampaikan segala aspirasinya kepada kami.Selanjutnya aspirasi masyarakat tersebut akan kami sampaikan pada paripurna DPRD Kaltim usai reses nanti sebagai bahan untuk usulan mendapatkan anggaran murni tahun 2021,”ucap Muspandi kepada indcyber.com via telepon selulernya, Sabtu (31/10/2020).

Masih lanjut Muspandi,warga masyarakat juga meminta Pembangunan Jembatan Gantung antara Desa muara Toyu dan Desa di Seberang Sungai Muara Toyu.Karena untuk penghubung antar desa ini sangat diperlukan bagi warga, terkhusus anak sekolah.Perlu diketahui saat ini ketika berangkat sekolah mereka harus menyebrangi sungai menggunakan perahu setiap harinya dengan resiko yang tinggi.

“Masyarakat juga meminta pembangunan Jalan usaha Tani di Desa Muara toyu khususnya karena hampir 80% warga di Desa Muara Toyu seorang Petani.Jalan usaha tani sangatlah penting bagi para petani untuk membantu transportasi oprasional kegiatan perekonomian mereka dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan,”katanya.

Setelah mendengarkan,menyerap semua aspirasi masyarakat desa Muara Toyu politisi Senior PAN yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kaltim ini akan memperjuangkan agar mendapatkan anggaran murni tahun 2021 dengan tujuan apa yang telah diusulkan warga dapat terpenuhi meskipun secara bertahap.

“Insyaallah semua aspirasi masyarakat saya perjuangkan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas saya sebagai anggota DPRD Kaltim, terus berjuang agar mendapatkan anggaran murni tahun 2021 untuk memenuhi semua usulan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan, sarana pendidikan, kesehatan, peningkatan jalan pertanian dan sebagainya meskipun secara bertahap namun insyaallah dapat terpenuhi semua sehingga pembangunan semakin merata dan sesuai dengan program RPJMD Gubernur Kaltim untuk fokus pembangunan wilayah selatan Provinsi Kaltim agar terwujud Kaltim Berdaulat,”pungkas Muspandi.

Kegiatan reses dengan mematuhi protokol Kesehatan Covid-19 ini dihadiri oleh perwakilan warga Desa Muara Toyu karena mengingat kondisi masih pandemi Covid-19.(*)

 568 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *