Nidya Listyono Sangat Mendukung Langkah Petani Millenial Sebagai Wujud Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Pasca Covid-19

INDCYBER.COM,SAMARINDA-Pasca pandemi Covid-19 banyak cara masyarakat melakukan terobosan dan inovasi guna membangkitkan gairah perekonomiannya yang sejak dua tahun terakhir terpuruk.

Kali ini kaum milenial dari kalangan petani muda mencoba melakukan inovasi dengan media pipa ataupun polibek yang berada di bawah atap atau didalam rumah kaca namun hasil bertani mereka ternyata cukup menjanjikan.

Hal ini terungkap dalam agenda Kongko Bareng Petani Millenial yang digelar di angkringan Punokawan jalan Wijaya Kusuma Kecamatan Samarinda Ulu,Kamis(4/11/2021) siang.

Acara yang digagas oleh Petani Millenial menghadirkan anggota Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listyono yang notabene adalah legislator Karang Paci yang selalu mendukung kegiatan positif kawula samarinda untuk dapat lebih maju terutama kaum muda yang tergabung dalam Petani Millenial Samarinda.

“Pertama ini adalah perkumpulan petani petani millenial yang mengundang saya sebagai perwakilan Komisi II DPRD Kaltim untuk kemudian terlibat dalam silaturahmi dengan kawan kawan petani Millenial,”ujar Tyo.

“Mereka(petani millenial) punya banyak produk hasil pertanian tanpa lahan sawah ataupun kebun seperti hasil sayur sawi,cabe,buah mangga,semangka yang hanya mengandalkan pipa air,polibek dan sebagainya sebagai media atau tempat untuk bercocok tanam jadi memerlukan lagi lahan ini sudah sangat modern,”imbuhnya.

Masih lanjut politisi Golkar ini jika tujuan dari Kongko Bareng Petani Millenial tersebut adalah berdiskusi bagaimana caranya supaya dapat berafiliasi dengan Pemerintah agar bisa mensupport penuh para petani Millenial.

“Yang nantinya bisa menstimulus mengajak generasi muda,masyarakat yang hari ini terdampak Covid-19 bisa menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan,”ucapnya.

Hari ini petani Millenial tidak harus punya ladang,kebun atau sawah untuk bercocok tanam namun petani Millenial hari ini banyak cara atau wadah untuk bercocok tanam sayur mayur maupun buah buahan dan ini kedepan akan terus dikembangkan oleh Petani Millenial yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan para petani Millenial tersebut.

“Samarinda sangat sangat potensial sekali karena menjadi satu produk alternatif dan harapan saya mewakili Komisi II DPRD Kaltim sangat berharap agar dinas terkait bisa mensupport secara full para petani Millenial yang kini sedang berproses.Saya baik pribadi ataupun mewakili Komisi II DPRD Kaltim sangat mendukung program program Petani Millenial karena ini sebagai bentuk kebangkitan perekonomian masyarakat Samarinda khususnya setelah wabah Covid-19,”pungkas Ketua AMPG Kaltim ini.

Penulis:Slamet Pujiono | Editor:Slamet Pujiono

 53 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *