Pemerkosa Anak di Bawah Umur Masih Buron

Indcyber.com, SENDAWAR – Pelaku pemerkosa anak di bawah umur yang diduga warga Melak Ilir, sudah diketahui identitasnya, hari ini sudah masuk hari ke empet pelaku belum juga berhasil di tangkap. Nasib sial yang dialami sebut saja Nita (16) yang masih duduk di kelas 2 SMP, di duga terjadi di Jalan Pariwisata, pada Minggu (17/2) sekira pukul 19.30 Wita, di kelurahan Melak Ilir, kecamatan Melak, Kutai Barat (Kubar).

“ Sampai saat ini anak saya masih trauma dan mengurung diri dalam rumah terus, tidak mau sekolah lagi,” kata ibu korban Siti Fatimah kepada Indonesia Cyber (21/2/2019).

Dikatakan Siti Fatimah, bahwa keluarga akan mengurus kepindahan sekolah putrinya yang kerap kali murung didalam rumah, kondisi kesehatannya semakin memburuk dan memprihatinkan, seluruh badan putrinya masih sakit semua katanya.

Kronoogis kejadian, pada Minggu (17/2) sekira pukul 18.00 wita, si korban pamit kepada ibunya mau pergi ke tempat keluarganya sekira 150 meter dari rumahnya, dan korban menggunakan sepeda motor.

Usai beretemu keluarganya selang berapa menit mau kembali pulang di perjalanan bertemu dengan pelaku, saat itu pula pelaku meminta diantar ke Jalan Pariwisata bermaksud mengambil motor nya.

Korban sampai tiga kali menolak ajakan pelaku, namun pelaku memaksa sambil membawa motor korban, dalam perjalanan korban berusaha mau melompat, namun pelaku membawa korban dengan sepeda motor sangat kencang.

“ Sebenarnya saya mau terjun dari motor,” ujar Siti Fatimah menirukan anaknya.

Ia mengatakan, kalau kamu terjun dari motor nanti bisa kecelakaan, dan pelaku terus membawa sepeda motor dengan kencang sambil mengancam korban, hingga akhirnya hari sudah mulai gelap.

Tersangka terus mengancam dan membawa korban ke perkebunan karet, kurang lebih 300 meter dari Jalan Pariwisata, akhirnya tersangka menurunkan korban dari sepeda motor dengan paksa, dan badan korban didorong hingga terlentang.

Pelaku langsung mencekik korban saat korban mau teriak, dan pelaku mengancam akan membunuh kalau si korban berteriak, pada saat itulah korban di perkosa oleh pelaku.

Korban dibawa kembali ke jalan Pariwisata oleh pelaku usai melakukan aksi bejatnya, dan si korban diancam untuk tidak melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

“ Setelah sampai di rumah anak saya menangis sambil menceritakan kejadian tersebut,” ungkap Siti Fatimah.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Melak, dan juga sudah dilakukan visum di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS).

Usai kejadian tersebut anggota polsek Melak dan warga ramai – ramai mencari tersangka dilokasi kejadian hingga kerumah orang tua tersangka RT. 06 Melak ilir, namun tersangka tidak berhasil ditemukan.

“ Keluarga beserta warga Melak berharap kepada polres Kubar agar segera menangkap pelakunya,” ujar salah seorang tetangga korban Salman
Sementara itu ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pelangi Kasih Kubar, ibu Ipin mengaku sangat prihatin.

“ Saya berharap semoga pelakunya cepat di tangkap oleh polisi,” kata ibu Ipin.

Lanjutnya,kondisi kesehatan korban sangat memperihatinkan dan menjadi kepedulian semua pihak.

“ Jumat nanti kita jadwalkan untuk bertemu korban dikediamannya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan kapolsek Melak belum bisa di konfirmasi. (arf)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *