Aksi Demo Di Depan Kantor DPD Partai Golkar Kaltim Ricuh,Ketua AMPG Angkat Suara

INDCYBER.COM,SAMARINDA – Aksi unjuk rasa menuntut agar Partai Golkar tidak menggantikan posisi Makmur HAPK sebagai Ketua DPRD Kalimantan Timur yang dilakukan oleh kurang lebih 50 massa tersebut telah berakhir.

Demonstrasi yang dilakukan di depan Kantor Partai Golkar Kaltim yang beralamat di Jalan Mulawarman, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur ini berakhir ricuh.

Kedua belah massa dari anggota kader Golkar dan Aliansi Pemuda Aktivis Masyarakat Berau (APAMB) terlibat saling pukul.

Bahkan kedua belah pihak saling melempar benda-benda yang ada di sekitar.Bahkan batu pun melayang saat ada aksi kericuhan tersebut.Atas aksi tersebut kedua belah pihak mengalami luka-luka.

Menyikapi demo yang anarkis Ketua AMPG Kalimantan Timur Nidya Listyono angkat bicara.Ia mengatakan jika aksi demo tersebut tanpa ada pemberitahuan dan ijin dari Kepolisian.

“Dari saya menanggapi aksi hari ini dari awal juga kita sampaikan kepada pihak kepolisian jika demo hari ini tidak berizin.
Sudah kami sampaikan juga tadi diluar untuk berorasi antara 5 sampai 10 menit untuk berorasi sesuai kesepakatan tapi ternyata yang terjadi lebih dari itu kemudian ada upaya upaya provokasi,”ujar Tyo sapaan karib Nidya Listyono kepada indcyber.com, Rabu(30/6/2021).

Masih lanjut Tyo jika terkait pergantian pimpinan DPRD Kaltim hal tersebut adalah ranahnya internal partai Golkar jadi pihaknya tidak bisa ikut campur terlalu dalam.Kedua ada upaya upaya lain di internal Golkar yang memang diberikan ruang dan silahkan digunakan ruang ruang tersebut.

“Supaya menghindari konflik konflik yang tidak perlu.Kita sama sama menjaga,kantor ini adalah harkat dan martabat kami selaku keluarga besar partai Golkar,kalau ada tamu datang baik baik ya kita layani dengan baik.Tapi kalau datang dengan etika tidak baik tentu kami punya hak untuk menjaga,mengamankan kami punya kantor,”tuturnya.

Sementara itu imbas dari kericuhan tersebut merugikan pihak Partai Golkar.
Wakil Sekretaris bidang Pemuda dan Olahraga DPD Golkar Kaltim Arif Rahman Hakim tidak tinggal diam.Saat ini pihaknya menginventarisir apa saja aset Partai Golkar yang dirusak massa.

Selain itu ia juga memeriksa apakah ada anggota atau kader Partai Golkar menjadi korban pemukulan.Jika memang terbukti ada korban dan ada aset yang rusak pihaknya akan melanjutkannya dengan proses hukum.

“Jika memang kejadiannya seperti di Berau kami akan lanjutkan di jalur hukum,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya demonstrasi menuntut permintaan maaf dari Partai Golkar ke Makmur HAPK semakin memanas.

Bahkan para pendemo dari Aliansi Pemuda Aktivis Masyarakat Berau (APAMB) dan anggota Partai Golkar pun saling beradu argumen.

Penulis:Slamet Pujiono
Editor:Bayu

 520 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *