MANILA, indcyber.com— Gempa bumi tektonik berkekuatan sangat besar, Magnitudo 8,2, mengguncang wilayah Filipina selatan pada Senin pagi, 8 Juni 2026, pukul 07:37:42 WITA. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa berada di koordinat 5,7 Lintang Utara (LU) dan 125,2 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 67 kilometer di bawah permukaan laut.
Mengingat besarnya energi yang dilepaskan, otoritas terkait langsung mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami berskala luas.
Wilayah Terdampak Potensi Tsunami
Masyarakat di pesisir pantai berikut diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi:
Filipina: Seluruh wilayah pesisir Mindanao.
Indonesia: Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan wilayah sekitarnya.
Gempa Susulan Merusak M 7,0 di General Santos
Hanya berselang beberapa menit, situasi kian mencekam setelah Lembaga Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) mencatat gempa susulan kuat bermagnitudo 7,0.
Gempa susulan ini berpusat di darat pada kedalaman dangkal 10 kilometer, tepatnya 13 kilometer sebelah Barat Kota General Santos, wilayah Soccsksargen, Mindanao (koordinat 5,99 LU; 125,17 BT). Karakteristik gempa susulan yang dangkal ini berpotensi kuat menimbulkan kerusakan masif pada infrastruktur di sekitar episenter.
PANDUAN KESELAMATAN (WAKTU KRITIS):
Bagi warga yang berada di wilayah pesisir utara Indonesia dan Mindanao, jangan menunggu sirine berbunyi jika merasakan guncangan kuat atau melihat air laut surut secara tiba-tiba. Segera menjauh dari garis pantai menuju zona aman evakuasi.
Sampai berita ini diturunkan, komunikasi ke wilayah terdampak di Mindanao dilaporkan mengalami gangguan, dan otoritas penanggulangan bencana kedua negara masih terus mengumpulkan data terkait korban jiwa maupun total kerusakan material.
*Laporan berkala akan terus diperbarui seiring masuknya data terbaru dari lapangan.(Nas)
![]()

