indcyber.com, Tenggarong, – Proyek pembangunan Jembatan Besi dan kawasan taman hijau di Tenggarong terus menunjukkan progres positif. Hingga awal September 2025, pembangunan jembatan telah mencapai 51 persen, sementara pengerjaan turap dengan konsep taman hijau telah mencapai 60 persen. Kedua proyek strategis ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara, Wiyono, memastikan bahwa seluruh pekerjaan masih berjalan sesuai rencana.
“Insya Allah on the track,” ujarnya optimistis saat dikonfirmasi di lokasi proyek.
Pembangunan Jembatan Besi ini menjadi prioritas karena struktur lama jembatan sudah berusia tua dan mengalami keroposan. Sebagai langkah antisipasi keselamatan, Jembatan Besi lama nantinya hanya akan difungsikan bagi pejalan kaki dan pesepeda, sementara arus kendaraan bermotor dialihkan ke jembatan baru.
Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, bersama sejumlah anggota legislatif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik proyek di Tenggarong. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau progres Jembatan Besi, Taman Teras Tenggarong di sisi Jembatan Besi dan Bongkok, serta pembangunan Pasar Tangga Arung.
Ahmad Yani menegaskan bahwa DPRD Kukar terus mendorong percepatan proyek-proyek infrastruktur publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan tepat waktu. Pembangunan ini harus memberi manfaat nyata bagi warga Tenggarong,” tegasnya.
Proyek revitalisasi kawasan tepian Mahakam tersebut diharapkan dapat meningkatkan estetika kota Tenggarong, memperkuat daya tarik wisata, serta memberikan ruang publik hijau yang nyaman dan aman bagi masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari DPRD Kukar dan pengawasan ketat dari instansi teknis, pemerintah daerah optimistis proyek Jembatan Besi dan kawasan taman hijau akan selesai tepat waktu dan menjadi ikon baru Tenggarong.(AJ)
![]()

